-
JD Vance menjamin Donald Trump tidak akan mengirim militer ke Iran tanpa tujuan jelas.
-
AS mengancam opsi militer terbuka jika Iran nekat menghidupkan nuklir dan menyerang kapal dagang.
- Perundingan damai di Doha tetap berjalan lancar melalui perantara meskipun tanpa pertemuan langsung.
Suara.com - Amerika Serikat menegaskan tidak akan gegabah mengambil tindakan militer di kawasan Timur Tengah tanpa arah yang pasti. Sikap ini menjadi sinyal kuat bahwa Washington kini lebih memprioritaskan jalur diplomasi untuk meredam ketegangan.
Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, menjamin bahwa keputusan pengerahan pasukan di bawah pemerintahan Donald Trump akan dihitung dengan sangat matang. Isu sensitif ini menjadi perhatian publik di tengah proses perundingan damai yang sedang berjalan.
"Apa yang saya dapat jaminkan adalah presiden tidak akan mengerahkan kembali personel kita kecuali jika dinilai perlu," kata Vance dikutip dari Anadolu, Kamis (2/7/2026).
Pemerintah Amerika Serikat tetap memasang batas aman yang tidak boleh dilanggar oleh pihak Teheran. Langkah militer baru akan menjadi pilihan jika ada ancaman langsung terhadap stabilitas ekonomi dan keamanan global.
Vance memperingatkan bahwa upaya apapun yang ditempuh Teheran untuk memulai kembali program nuklir atau menyerang kapal-kapal dagang akan memaksa Washington mengubah strateginya. Saat ini, fokus utama kedua negara berada di meja perundingan Doha, Qatar.
Diplomasi di Qatar diklaim berjalan tanpa hambatan berarti demi mencapai kesepakatan komprehensif. Perwakilan Amerika Serikat disebut terus mengedepankan pendekatan yang konstruktif selama proses tersebut.
"Kami tentunya akan memperjuangkan supaya negosiasi ini memiliki peluang sebesar-besarnya untuk berhasil," kata Vance.
AS melihat adanya potensi pergeseran peta politik internal di dalam pemerintahan Iran saat ini. Sebagian kalangan di Teheran dinilai mulai menginginkan adanya reformasi kebijakan besar-besaran.
"Kami pikir kami sedang melihat momentum bagi masyarakat di sana yang berupaya membuka halaman baru," kata dia. Meski demikian, Vance tidak menampik masih adanya kelompok konservatif yang enggan berubah dari prinsip lama mereka.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Iran dan AS Capai Kemajuan Negosiasi, Brent Turun ke 70 Dolar AS
Di sisi lain, Donald Trump menyatakan optimisme tinggi mengenai perkembangan penghapusan program nuklir di Iran. Proses tersebut dikawal langsung oleh dua utusan khususnya, Steve Witkoff dan Jared Kushner, yang berada di Doha.
Namun, ketegangan diplomatik masih terasa karena Teheran membantah adanya komunikasi langsung dengan utusan Trump. Pemerintah Iran menegaskan bahwa seluruh pembicaraan sejauh ini selalu melewati pihak ketiga.
Hubungan kedua negara mulai menunjukkan tanda-tanda membaik setelah adanya kesepakatan awal pada Juni lalu. Nota kesepahaman tersebut dibuat untuk menyudahi konflik bersenjata yang telah pecah sejak Februari.
Melalui kesepakatan itu, jalur perdagangan internasional di Selat Hormuz kembali dibuka untuk umum. Sebagai timbal balik, Amerika Serikat juga sepakat untuk menyudahi pemboikotan ekonomi terhadap pelabuhan-pelabuhan milik Iran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Hasto Ungkap Alasan Megawati Pilih Upacara di Sekolah Partai Ketimbang Istana
-
Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah
-
Danantara dan BRI Tegaskan Peran Strategis Bangun Ekonomi Indonesia
-
Toyota Siapkan Transmisi Mobil Pengganti Manual
-
Video Viral Pengeroyokan Pelajar SMKN 2 Palembang, Ini 5 Fakta yang Terungkap
-
Digadang-gadang Jadi Surga Dunia, Forest City Malaysia Kini Kota Hantu Markas Para Penipu
-
HUT ke-81 RI, BRI Perkuat UMKM dan Inklusi Keuangan Nasional
-
Diserap untuk MBG, Harga Ayam Justru Meroket Jadi Rp38.000/kg
-
KDM Soroti Layanan Dasar dan Ketimpangan di HUT Ke-81 RI
-
8 Kontribusi BRI untuk Indonesia Dalam Momentum HUT ke-81 RI