-
Pembatalan sepihak tiket Piala Dunia 2026 di platform StubHub merugikan ribuan suporter internasional.
-
Praktik tiket spekulatif menjadi pemicu utama kekacauan yang berujung pada gugatan hukum massal.
-
Fifa dan StubHub saling lempar tanggung jawab terkait gangguan sistem transfer tiket digital.
"Saya menyalahkan StubHub 100%. Fifa bukan malaikat. Teknologi tiket mereka sangat buruk. Ini seperti perangkat lunak dari tahun 1999," kata Scott Friedman, salah satu pendiri Ticket Talk Network.
Menuntut keadilan dari korporasi besar sering kali menjadi perjuangan yang melelahkan dan buntu bagi masyarakat biasa. Prosedur penyelesaian sengketa yang sengaja dibuat rumit memaksa banyak korban memilih mundur sebelum mendapatkan hak mereka kembali.
"Orang-orang tidak mengerti bahwa nama permainan StubHub adalah untuk mengintimidasi Anda, menunda Anda, dan menolak Anda," ungkap Bradford Clements, seorang pengacara yang menangani klaim konsumen.
Pihak StubHub menyatakan telah memperluas kapasitas pencarian tiket pengganti dan menjamin pengembalian dana penuh melalui program FanProtect mereka. Namun, kebijakan pengembalian uang tersebut sama sekali tidak menutup kerugian biaya perjalanan non-refundable yang sudah dikeluarkan penonton.
Piala Dunia 2026 yang berlangsung di 16 kota di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko memicu lonjakan permintaan tiket yang luar biasa. Celah ini dimanfaatkan oleh calo digital di platform sekunder untuk menerapkan strategi pemesanan tiket spekulasi yang berisiko tinggi.
Ketika pasokan tiket menipis dan harga meroket, penjual berspekulasi membatalkan pesanan awal demi menjualnya kembali ke pembeli baru dengan harga berkali-kali lipat. Lemahnya regulasi pasar sekunder membuat konsumen berada di posisi paling rentan saat turnamen memasuki fase krusial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9