News / Nasional
Kamis, 02 Juli 2026 | 16:57 WIB
Presiden Prabowo Subianto berencana melakukan lawatan ke Republik Belarus. (dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 2 Juli 2026.
  • Kedua pemimpin meluncurkan Peta Jalan Penguatan Kerja Sama Indonesia-Belarus 2026-2030 untuk mempererat kemitraan strategis selama lima tahun ke depan.
  • Kesepakatan tersebut mencakup kolaborasi di bidang ketahanan pangan, industri, investasi, teknologi, perdagangan, serta pengembangan sumber daya manusia.

"Kami juga sedang melakukan proses ratifikasi tersebut," ujar Prabowo.

Peluang kerja sama juga terbuka di sektor investasi melalui pembentukan joint venture pada industri manufaktur, otomotif, kendaraan berat, dan agroindustri.

Sementara di bidang sosial dan pengembangan sumber daya manusia, kedua negara akan meningkatkan pertukaran budaya, kerja sama antarlembaga pendidikan, serta pendidikan dan pelatihan vokasi.

Selain membahas hubungan bilateral, kedua pemimpin juga bertukar pandangan mengenai berbagai isu regional dan global. Indonesia dan Belarus menegaskan komitmen bersama untuk terus mendukung perdamaian dan stabilitas dunia.

Menutup pernyataannya, Prabowo berharap seluruh kesepakatan yang telah dicapai dapat segera direalisasikan sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.

"Saya juga yakin momentum ini akan semakin memperkuat kemitraan Indonesia-Belarus dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan hasil nyata yang bermanfaat bagi kesejahteraan dan kemakmuran kedua rakyat kita," kata Prabowo.

Load More