- Pemerintah Brasil akan mulai mencabut subsidi harga bensin mulai pekan depan untuk menyesuaikan dengan kondisi pasar global.
- Menteri Keuangan Dario Durigan menyatakan kebijakan ini diambil karena harga minyak dunia turun setelah ketegangan mereda.
- Pemerintah Brasil akan menghapus seluruh subsidi secara bertahap guna memastikan stabilitas harga bahan bakar bagi seluruh masyarakat.
Suara.com - Pemerintah akan mulai mencabut subsidi harga bensin mulai pekan depan.
Kebijakan itu bukan dari pemerintah Indonesia melainkan Brasil.
Kebijakan mencabut subsidi BBM disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan Dario Durigan sebagai bagian dari penyesuaian terhadap kondisi pasar global.
Durigan menjelaskan, langkah tersebut dilakukan seiring turunnya harga minyak dunia setelah meredanya ketegangan di Timur Tengah.
“Kami akan mulai dengan bensin dalam beberapa hari ke depan, menyesuaikan perubahan situasi,” ujarnya kepada wartawan.
Saat ini, subsidi yang masih berlaku mencakup tambahan Rp1,12 per liter untuk diesel dan Rp0,44 per liter untuk bensin.
Pemerintah berencana menghapus seluruh subsidi secara bertahap dengan tetap mempertimbangkan stabilitas harga.
“Ide kami adalah menghapusnya sepenuhnya secara hati-hati, karena masih ada ketidakpastian. Harga minyak belum sepenuhnya kembali ke level sebelum konflik,” kata Durigan dikutip dari O Globo.
Subsidi bahan bakar sebelumnya diberikan sejak akhir Mei untuk meredam lonjakan harga akibat gejolak global.
Baca Juga: Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
Namun, dengan mulai normalnya harga minyak setelah kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran, pemerintah menilai kebijakan tersebut perlu disesuaikan.
Langkah ini diperkirakan berdampak langsung pada harga bahan bakar di dalam negeri Brasil.
Pemerintah Brasil memastikan proses pencabutan akan dilakukan secara bertahap guna menghindari gejolak di masyarakat.
Berita Terkait
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
-
Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan
-
Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi
-
Selat Hormuz Sudah Dibuka, Kok Harga BBM Belum Turun? Ini Penjelasan Ekonom
-
Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Praperadilan Febrie Adriansyah, Kuasa Hukum Minta Eks Jampidsus Segera Dibebaskan
-
ESDM Uji Coba CNG untuk UMKM, Siapkan Puluhan Ribu Tabung
-
Rumah Sakit di Pekanbaru Dilarang Bedakan Pelayanan Pasien BPJS dan non-BPJS
-
3 Rekomendasi Moisturizer untuk Bekas Jerawat PIH sesuai Review, Noda Hitam Lambat Laun Pudar
-
Hentikan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Pelatih Singapura Kena Karma
-
Review Film Don't Say Good Luck: Kisah Remaja, Harapan, dan Teater Musikal
-
Screening 'Harusnya Horror' di Jogja Jelang Penayangan: Reza Arap dan AAAClan Disambut Meriah
-
Pulang Tengah Malam, Adinda Ditemukan Tewas di Jalan Gelap Kertapati, Motornya Hilang
-
Jakarta Diguyur Hujan Lagi Hari Ini, Pramono Sebut Hasil Modifikasi Cuaca
-
Kabar Baik Persija! Radovan Pankov Hampir Pulih, Shin Tae-yong Siap Turunkan Benteng Serbia