- Polisi menetapkan pria berinisial FRS sebagai tersangka kasus penganiayaan pengendara motor di Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Senin.
- Hasil tes urine menunjukkan tersangka positif mengonsumsi narkotika jenis sabu saat melakukan aksi pemukulan secara acak tersebut.
- Tersangka dijerat Pasal 466 Ayat 1 KUHP karena melakukan penganiayaan terhadap korban yang tidak ia kenal sebelumnya.
Suara.com - Polisi telah menetapkan tersangka terhadap pria berinisial FRS (37), pelaku pemukulan terhadap pengendara motor saat melintas di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, mengatakan saat dilakukan pengecekan urin, tersangka positif menggunakan narkotika jenis sabu.
"Betul. Jadi untuk tes urin kita sudah lakukan, dia positif memakai narkoba. Jadi dia positif untuk memakai narkoba jenis sabu,” kata Nurma, saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2026).
Nurma mengatakan FRS melakukan pemukulan secara random. Bahkan tersangka memukul orang yang belum ia kenal sebelumnya.
“Motifnya dia cuman pengen memukul. Ya, jadi katanya ada bisikan dia pengen memukul seseorang aja di jalan itu,” katanya.
Berdasarkan alamat dari KTP, pelaku beralamat di Sawangan Depok. Ia bisa berada di lokasi kejadian lantaran hanya ingin berjalan berputar menggunakan motor.
“Ya, jadi dia mengakuinya yang melakukan ini (pemukulan), dia hanya berjalan, naik motor, muter-muter. Dia cuman bilangnya begitu. Mau ke mana dan ke mana dia juga tidak tahu,” ujarnya.
Kekinian, lanjut Nurma, tersangka dijerat dengan Pasal 466 Ayat 1 KUHP tentang penganiayaan.
Viral
Baca Juga: Viral Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa, Bang Jago Ditangkap Polisi
Sebelumnya media sosial dihebohkan oleh video viral aksi kekerasan yang menimpa seorang pengendara.
Meski korban mengaku telah dipukul, aksi arogan pelaku tak berhenti di situ; ia justru kembali memepet kendaraan korban secara agresif."
“Lo kenapa nampol gue bang,” kata korban.
“Emang kenapa kalo gue nampol lo,” timpal korban sembari melancarkan aksi pemukulan.
Dalam video itu, korban terlihat tidak melawan. Sementara kondisi lalu lintas dalam video tersebut terlihat sedang padat dipenuhi kendaraan.
Berita Terkait
-
Tampang Ciut Bang Jago Naik Ninja Pukul Pengendara di Jagakarsa, Kini Pasrah Dites Urine Polisi
-
Linglung saat Diperiksa Polisi, Tersangka Pemukulan Pengendara Motor di Jagakarsa Jalani Tes Urine
-
Pelaku Pemukulan Pengendara di Jagakarsa Jalani Tes Urine, Motif Masih Misterius
-
Viral Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa, Bang Jago Ditangkap Polisi
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif