- Ketua Umum Partai Demokrat AHY meluncurkan program Silaturahmi 360 untuk menemui tokoh politik pusat dan daerah dalam HUT ke-25.
- Kegiatan yang diumumkan di Plaza Senayan pada Rabu, 8 Juli 2026, ini bertujuan membangun persahabatan antar seluruh partai politik.
- AHY menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh partai untuk memajukan bangsa Indonesia terlepas dari posisi mereka di dalam atau luar pemerintahan.
Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berencana melakukan silaturahmi ke sejumlah partai politik, dalam rangka HUT ke-25 Partai Demokrat.
AHY menyampaikan silaturahmi tersebut dengan istilah Silaturahmi 360, di mana ia sebagai pimpinan Partai Demokrat ingin bertemu tokoh maupun pimpinan politik di pusat dan daerah.
"Intinya kita ingin membangun silaturahmi 360 dengan baik, dengan berbagai tokoh termasuk pimpinan partai politik di pusat maupun di daerah. Setuju semuanya?" kata AHY dalam acara Kick Off Rangkaian HUT ke-25 Partai Demokrat di Plaza Senayan, Rabu (8/7/2026).
Melalui silaturahmi yang akan dibangun, AHY ingin menegaskan bahwa Partai Demokrat bersahabat dengan semua partai politik.
"Kompetisi harus berakhir ketika kita ingin sama-sama memajukan negeri ini. Tapi pada perjuangannya, kita juga harus punya semangat dan tujuan yang besar," kata AHY.
AHY memandang saat ini partai politik sudah saling memahami dan menghormati sikap dan posisi masing-masing. Baik di dalam maupun di luar pemerintahan, AHY menekankan bahwa partai politik memiliki tujuan sama, yakni menghadirkan kemajuan bagi bangsa dan negara.
AHY mengulas kembali sikap dan posisi Demokrat pada 2014 hingga 2024. Menurutnya pada masa itu, Demokrat bisa dikatakan berada di luar pemerintahan.
"Menjadi oposisi. Bukan karena Demokrat tidak ingin menjadi bagian dari pemerintahan, tetapi realitas politik ketika itu tidak memungkinkan bagi demokrat bergabung di pemerintahan," kata AHY.
Kekinian setelah Pilpres 2024, Demokrat memilih berada di dalam pemerintahan. AHY mengatakan hal itu bagian dari perjalanan.
Baca Juga: Komisaris Tanpa Kompetensi Hanya Jadi Beban bagi BUMN
"Jangan kita sia-siakan karena pengalaman di pemerintahan, pengalaman di luar pemerintahan itu saling melengkapi," kata AHY.
Menanggapi banyaknya pertanyaan mengenai peta politik saat ini, AHY menegaskan bahwa saat inj partai saling menghargai dan menghormati peran masing-masing.
"Saya rasa selama kita saling menghormati satu sama lain, partai-partai politik juga menyadari posisi dan pandangannya mungkin berbeda," kata AHY.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla
-
Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan
-
1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak
-
DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu