-
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei bersumpah segera membalas kematian ayahnya melalui pesan Telegram.
-
Donald Trump merespons dengan menyiapkan seribu rudal untuk menghancurkan wilayah Iran jika terancam.
-
Konflik memuncak pasca pemakaman Ali Khamenei dan bocornya informasi intelijen dari pihak Israel.
Merespons ancaman masif tersebut, Donald Trump langsung mengeluarkan maklumat kesiapan militer dalam skala penuh. Washington menyatakan tidak akan ragu melakukan kehancuran total jika keselamatan kepala negara mereka terancam.
“1000 Rudal telah Terkunci dan Terisi serta diarahkan ke Republik Islam Iran, dengan ribuan lainnya akan segera menyusul, jika Pemerintah Iran bertindak atas ancamannya, yang diucapkan di banyak penjuru Dunia, untuk membunuh, atau mencoba membunuh, Presiden Amerika Serikat yang menjabat, dalam hal ini, SAYA!” tulis Donald Trump melalui platform Truth Social.
Presiden Amerika Serikat itu juga mengonfirmasi bahwa seluruh lini angkatan bersenjata telah menerima perintah operasi khusus. Kesiagaan militer tersebut dirancang untuk jangka panjang guna meredam setiap potensi serangan dari Teheran.
“Perintah telah diberikan, dan Militer AS siap, bersedia, dan mampu, untuk jangka waktu satu tahun, yang dapat diperpanjang, untuk sepenuhnya membinasakan dan menghancurkan semua wilayah Iran — SEGALA PUJI BAGI ALLAH!” tegas Trump.
Ketegangan verbal ini memuncak setelah beredarnya laporan intelijen Israel mengenai plot operasi rahasia Iran. Informasi tersebut memicu perdebatan di kalangan pejabat keamanan mengenai validitas ancaman yang sebenarnya.
Dua pejabat tinggi Amerika Serikat menilai data dari Tel Aviv lebih menggambarkan diskusi umum antar-pejabat Iran daripada sebuah rencana taktis yang matang. Pembagian informasi ini diduga kuat sebagai langkah diplomatik untuk mempererat hubungan bilateral antara Benjamin Netanyahu dan Donald Trump.
Konflik antara kedua negara ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari ketegangan panjang yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir. Hubungan diplomatik hancur total sejak operasi militer Amerika Serikat menewaskan Jenderal Qassem Soleimani pada tahun 2020.
Kematian Ayatollah Ali Khamenei pada 28 Februari akibat serangan udara bersama AS-Israel kini memicu babak baru yang lebih berbahaya. Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi yang baru pada awal Maret menegaskan bahwa Teheran memilih jalur konfrontasi defensif.
Gencatan senjata yang sempat berlangsung selama beberapa minggu kini berakhir seiring dengan dimulainya mobilisasi militer di kedua belah pihak. Situasi di Timur Tengah kembali berada dalam titik kritis yang siap meledak kapan saja.
Baca Juga: Militer Yordania Menembak Jatuh 4 Rudal Iran yang Terobos Masuk Wilayah Udara Mereka
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil