News / Nasional
Senin, 20 Juli 2026 | 20:55 WIB
Presiden Prabowo Subianto berpidato di Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7/2027). (foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto menaikkan gaji hakim hingga 280 persen setelah tidak ada penyesuaian selama 12 tahun terakhir.
  • Pemerintah memprioritaskan pembangunan rumah bagi hakim dan panitera di seluruh Indonesia guna menjamin kesejahteraan serta kehormatan profesi.
  • Kebijakan tersebut diumumkan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Jakarta, Senin (20/7/2026), untuk mencegah praktik penyogokan terhadap hakim.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan hakim Indonesia, dengan terjadi kenaikan gaji hakim mencapai 280 persen dan direncanakan membangun rumah untuk para hakim di seluruh Indonesia.

Saat memberikan taklimat pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026), Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pemerintah sudah menaikkan gaji hakim setelah 12 tahun tidak terjadi kenaikan.

"Ketua Mahkamah Agung melapor ke saya bahwa Ketua Mahkamah Agung Singapura cerita kepada dia, Ketua Mahkamah Agung Indonesia, bahwa penerimaan Ketua Mahkamah Agung Indonesia sudah di atas Ketua Mahkamah Agung Singapura. Dan juga gaji rata-rata hakim Indonesia yang paling junior sudah di atas gaji rata-rata hakim junior Malaysia," kata Presiden Prabowo sebagaimana dilansir Antara.

Dia menjelaskan, bahwa pendapatan untuk beberapa jenjang karier hakim mengalami kenaikan 280 persen, atau hampir mencapai 300 persen.

Tidak hanya itu, Prabowo juga sudah memerintahkan kepada Menteri Perumahan dan Kawan Permukiman Maruarar Sirait untuk memprioritaskan pembangunan rumah untuk hakim Indonesia.

"Di seluruh Indonesia, hakim, panitera petugas Mahkamah, saya kira tidak sampai 9.000 orang. Jadi bisa diprioritaskan perumahan untuk mereka," ujarnya.

Langkah itu merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kesejahteraan para hakim serta sekaligus mencegah upaya penyogokan.

"Kita tidak mau gaji hakim kita hidupnya tidak bagus. Kita tidak mau hakim kita tidak punya harga diri, kita tidak mau hakim kita tidak punya kehormatan, kita tidak mau hakim kita bisa disogok," kata Prabowo.

Baca Juga: Prabowo: MBG Dikritik Disebut Boros, Duit Ribuan Triliun Menguap Tak Ada yang Protes

Load More