News / Metropolitan
Selasa, 21 Juli 2026 | 12:07 WIB
Kondisi bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi yang rubuh sejak dua tahun lalu. [Suara.com/Adiyoga]
Baca 10 detik
  • Bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi di Jakarta Selatan mengalami kerusakan parah sejak dua tahun lalu.
  • Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyelesaikan dokumen perencanaan dan mengusulkan rehabilitasi total sekolah tersebut pada tahun 2027.
  • Seluruh kegiatan belajar mengajar siswa dipindahkan sementara ke lokasi SDN Kebayoran Lama Selatan 11 selama proses pembangunan.

Suara.com - Jagat media sosial dihebohkan dengan cerita bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi yang roboh sejak dua tahun lalu dan belum kunjung dibangun kembali.

Cerita tersebut viral sejak pekan lalu dan mendapat sorotan tajam publik karena menyangkut fasilitas pendidikan anak.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Selasa (21/7/2026), empat ruang kelas dan satu ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi masih dibiarkan dalam kondisi rusak berat.

Rangka atap bangunan terlihat ambruk dan menyisakan puing-puing genteng serta material besi yang berserakan di dalam kelas.

Bangku, meja, hingga kursi murid tampak berdebu dan tertimpa reruntuhan atap yang roboh.

Kondisi tersebut terjadi di sekolah yang beralamat di Jalan M. Ismail RT 005/RW 010, Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Berdasarkan pengumuman yang ditempel di gerbang sekolah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyampaikan rencana rehabilitasi total terhadap bangunan tersebut.

Kondisi bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi yang rubuh sejak dua tahun lalu. [Suara.com/Adiyoga]

Dalam poin pertama pengumuman itu tertulis, "Dokumen Detail Engineering Design (DED) telah selesai disusun pada tahun 2025."

Pada poin kedua mengenai status pelaksanaan pembangunan disebutkan, "Pembangunan diusulkan pada tahun 2027."

Baca Juga: Waspada Kemacetan! Sekitar Kantor BPN Jakarta Pusat dan Gambir Bakal Dipadati Massa

Artinya, proses pembangunan kembali baru akan diusulkan sekitar dua tahun setelah dokumen perencanaan rampung, atau berselang cukup lama sejak bangunan tersebut dilaporkan roboh.

Selama masa penantian tersebut, kegiatan belajar mengajar dipindahkan ke lokasi lain sebagaimana tertulis pada poin ketiga pengumuman.

"Selama masa penantian, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tetap berjalan normal bertempat di SDN Kebayoran Lama Selatan 11," demikian bunyi pengumuman tersebut.

Pemprov DKI Jakarta turut menyampaikan permintaan maaf atas kondisi yang dialami warga sekitar melalui pengumuman yang sama.

"Terima kasih atas perhatian dan dukungan Bapak atau Ibu. Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," tulis pengumuman itu, yang ditandatangani atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sementara itu, area lain di lingkungan sekolah, seperti lapangan basket dan panggung kreasi, masih tampak digunakan dan berada dalam kondisi terawat.

Load More