- DPR RI memutuskan tetap melanjutkan pembahasan sejumlah RUU strategis di masa reses demi mengejar target legislasi nasional.
- Beberapa RUU prioritas yang akan dibahas meliputi RUU Hak Cipta, Perampasan Aset, Satu Data, dan Lalu Lintas.
- Komisi IX DPR RI segera mempertemukan pemangku kepentingan untuk membahas isu ketenagakerjaan sebagai agenda prioritas utama lainnya.
Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI memutuskan untuk tetap melanjutkan pembahasan sejumlah Rancangan Undang-Undang (RUU) strategis meski telah memasuki masa reses.
Salah satu payung hukum yang dipastikan akan digodok di masa jeda sidang tersebut adalah RUU Hak Cipta.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil menyusul adanya permintaan dari beberapa komisi yang ingin mempercepat proses legislasi agar memenuhi target yang telah ditetapkan.
"Sudah beberapa komisi yang meminta izin untuk membahas, tetap membahas Undang-Undang di masa reses," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).
"Itu ada Komisi III yang memang sudah dari dua bulan lalu itu kemudian melakukan pembahasan, dalam hal ini menerima partisipasi publik untuk Undang-Undang Perampasan Aset," Dasco menambahkan.
Selain RUU Perampasan Aset, Dasco menyebutkan beberapa agenda legislasi lainnya yang juga diusulkan untuk tetap berjalan, di antaranya RUU Satu Data dan RUU Lalu Lintas.
"Dan beberapa lagi yang saya tidak ingat, mereka ingin tetap membahas di masa reses," kata Dasco.
Saat dikonfirmasi mengenai nasib RUU Hak Cipta yang pengerjaannya tengah dikejar target waktu, Dasco memberikan kepastian bahwa RUU tersebut masuk dalam daftar pembahasan di masa reses.
"Ya, Hak Cipta, Hak Cipta juga," tegas Dasco singkat.
Baca Juga: DPR Restui Indonesia Terima Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia
Selain RUU Hak Cipta, sektor ketenagakerjaan juga menjadi prioritas yang mendesak.
Elite Partai Gerindra itu juga menjelaskan bahwa Komisi IX telah meminta ruang untuk segera mempertemukan para pemangku kepentingan guna membahas isu buruh.
"Tenaga kerja juga. Tenaga kerja juga sudah minta untuk justru yang paling akan bahas duluan ini tenaga kerja, karena sesudah Perampasan Aset, yang dari Komisi IX minta diketemukan dengan para stakeholder dari buruh. Demikian," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Disinformasi di Ruang Digital Ancam Demokrasi dan Persatuan Nasional, Puan: Negara Harus Hadir!
-
Resmi! Indonesia Kini Punya UU Pusat Finansial Internasional
-
Jelang Reses, DPR Kebut RUU Pusat Finansial hingga Kerja Sama Pertahanan
-
DPR Restui Indonesia Terima Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia
-
Habiburokhman Dorong Pengawas Khusus agar RUU Perampasan Aset Tak Disalahgunakan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula saat Slow Jogging
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Tawa dan Tangis dalam Film Foufo: Dari Kampung Rongsok ke Luar Angkasa
-
Ketika Semua Orang Dipaksa Jualan: Membaca Fenomena Ledakan UMKM
-
Kulit Sawo Matang Pakai Cushion Warna Apa? Ini 5 Shade Paling Cocok agar Tidak Abu-Abu
-
3 Serum Niacinamide TXA Lokal yang Ampuh Pudarkan Noda Hitam Bekas Jerawat
-
RUU Perampasan Aset Tetap Dibahas Selama Reses, Komisi III Dapat Lampu Hijau
-
Kepala Ditutup Tangan Diborgol, Begini Proses Pemindahan 79 Napi Paling Berbahaya ke Nusakambangan
-
Kejar Target, DPR Pastikan RUU Hak Cipta Ikut Dibahas Selama Masa Reses
-
Kisah Nyi Rasmiwaditro: Musisi Gen Z yang Memilih Jalan Abdi Dalem Keraton Yogyakarta