News / Internasional
Selasa, 21 Juli 2026 | 19:49 WIB
Media Italia Bongkar Hibah Kapal Induk ke Pemerintah Indonesia: Ada Kontrak Rp25 T? [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Rapat Paripurna DPR RI secara resmi menyetujui penerimaan hibah satu unit kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari pemerintah Italia.
  • Pemerintah Italia menghibahkan kapal induk tersebut guna memperkuat kerja sama pertahanan serta membuka peluang bisnis industri militer nasional.
  • Indonesia akan memodifikasi kapal induk tersebut untuk mendukung operasional armada maritim serta penggunaan drone udara dan laut.

Suara.com - Rapat Paripurna DPR RI resmi menyetujui penerimaan hibah alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) berupa satu unit kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Italia.

Keputusan ini diambil secara bulat setelah melalui pembahasan di Komisi I DPR.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Budi Djiwandono, menegaskan bahwa seluruh fraksi menyetujui usulan tersebut.

“Komisi I DPR RI secara bulat dan sepakat menyetujui penerimaan hibah Alpalhankam dari luar negeri,” ujarnya dalam rapat.

Ia menjelaskan bahwa persetujuan itu merujuk pada surat Menteri Pertahanan RI bernomor B/1845/M/VII/2026 tertanggal 7 Juli 2026.

Dalam surat tersebut, pemerintah mengajukan penerimaan hibah satu unit kapal induk dari Italia.

Menariknya, salah satu media Italia, Infodifesa.it pada artikel yang dipublikaskan pada 11 Maret 2026 mengulas mengenai hibah kapal induk tersebut.

Menurut laporan media Italia itu, kapal tersebut sempat ditawarkan dengan harga sekitar 450 juta dolar AS.

Rapat Paripurna DPR RI resmi menyetujui penerimaan hibah alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) berupa satu unit kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Italia. [Instagram @infodifesa]

Menteri Pertahanan Italia, Guido Crosetto, mengajukan skema ini ke parlemen Italia sebagai bagian dari kerja sama pertahanan.

Baca Juga: Didukung Bebi Romeo dan Once Mekel, Janner Clay Siahaan Rilis 6 Karya Sekaligus

Dokumen resmi menyebut, langkah ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara angkatan bersenjata Italia dan Indonesia.

Namun, alasan sebenarnya jauh lebih kompleks.

Menurut sumber tersebut, Italia tengah membidik paket kerja sama industri pertahanan senilai sekitar 1,53 miliar euro atau setara lebih dari Rp25 triliun.

Kesepakatan tersebut mencakup penjualan enam kapal selam produksi Drass, 24 pesawat latih M-346 buatan Leonardo, serta pesawat patroli maritim.

Di sisi lain, perusahaan galangan kapal Fincantieri juga telah lebih dulu mengamankan kontrak kapal perang dari Indonesia.

Dengan kata lain, kapal induk yang dihibahkan itu menjadi pintu masuk untuk proyek-proyek besar.

Load More