- Dinas SDA DKI Jakarta mengerjakan proyek revitalisasi saluran air di Jalan Muchtar Joglo sejak 5 Juli hingga Oktober 2026.
- Galian proyek menyebabkan akses jalan tertutup total dan memaksa pemilik warung bernama Rusyanto menutup usahanya sejak Minggu.
- Rusyanto meminta kompensasi harian sebesar Rp50 ribu karena pendapatannya lumpuh akibat terhentinya operasional warung selama proyek berlangsung.
"Kalau situ memang jalurnya padat, ya. Karena dari jalan lebar ke kecil kan jalurnya cukup macet. Kalau ditambah perbaikan saluran kayak gini, kayaknya tambah macet, sih. Sejauh ini sih ada pemberitahuan katanya mau ada penutupan jalan, cuma belum diberlakukan," tambahnya.
Ia berharap Dinas SDA tidak menutup mata terhadap nasib para pedagang yang terdampak langsung.
"Ya, buat para pedagang kan pinginnya gitu, ya. Proyek tetap lancar, yang penting usaha kita enggak terganggu. Kalau kayak gini kan kita kena dampaknya juga," pungkas Rusyanto.
Target Rampung Oktober
Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat, Mustajab, menjelaskan bahwa proyek tersebut merupakan bagian dari revitalisasi saluran air sepanjang 800 meter.
Proyek ini membentang dari perbatasan Petukangan Utara, Jakarta Selatan, hingga Kelurahan Joglo, Jakarta Barat.
"Pembuatan saluran dari Jalan Joglo lalu belok ke Jalan Muchtar. Dan posisi saat ini sudah berada di Jalan Muchtar," kata Mustajab saat dihubungi, Selasa.
Mustajab menambahkan, pengerjaan ini melibatkan pelebaran saluran serta pemasangan box culvert (gorong-gorong kotak) untuk memaksimalkan daya tampung air.
Namun, warga tampaknya harus bersabar lebih lama karena proyek ini ditargetkan baru selesai sepenuhnya pada akhir tahun.
Baca Juga: Normalisasi Kali Ciliwung Dilanjutkan, Kadis SDA: Bisa Tekan Risiko Banjir 40 Persen
"Durasi pengerjaan itu empat bulan. Jadi dari tanggal 5 Juli sampai Oktober nanti," tutup Mustajab. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!
-
Diduga Akibat Alat Berat Dinas SDA, Jalan Cinta Pulogadung Amblas hingga Akibatkan 5 Rumah Retak
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Truk Dinas SDA Pengangkut Tanah Ikut Terjeblos di Jalan Amblas Lenteng Agung
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Dilema Proyek Anti-Banjir di Joglo: Akses Terputus, Pemilik Warung Minta Kompensasi Rp50 Ribu
-
Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!
-
Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas
-
Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?