- KPAI akan mengawasi pemenuhan hak anak atas keamanan dan kenyamanan di lingkungan pendidikan.
- Pengawasan dilakukan karena bangunan SDN 09 Kebayoran Lama Selatan belum direvitalisasi setelah dua tahun rubuh.
- KPAI berkolaborasi dengan pemerintah daerah di Jakarta untuk mencegah terulangnya kasus kerusakan fasilitas sekolah.
Suara.com - Komisi Perlidungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan akan terus mengawasi pemenuhan hak-hak anak terkait kenyamanan dan keamanan di lingkungan pendidikan.
Pernyataan itu merespons mengenai masifnya pemberitaan mengenai kondisi bangunan SDN 09 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta, yang telah rubuh sejak dua tahun lalu namun belum mendapat revitalisasi hingga saat ini.
Komisioner KPAI, Aris Adi Laksono mengatakan, pihaknya akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memantau terawatnya fasilitas pendidikan bagi anak.
"Terkait fasilitas satuan pendidikan yang kemudian bisa mengancam terwujudnya keamanan dan kenyamanan anak, kami terus berkolaborasi dengan dinas-dinas, dengan pemda," kata Aris saat konferensi pers di Kantor KPAI, Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Kolaborasi itu, dilakukan dengan tujuan guna menjamin kejadian serupa tidak terjadi kembali di satuan-satuan pendidikan lain.
"Apalagi melalui program revitalisasi sekolah ini, kami mengawal untuk memastikan sarana-sarana yang disediakan di sekolah bisa mencegah seperti kasus yanh pernah terjadi di Kebayoran beberapa waktu lalu," tambah Aris.
Diberitakan sebelumnya, beredar kabar terkini mengenai bangunan SDN 09 Kebayoran Lama, Selatan yang belum mengalami perbaikan meski sudah dua tahun berlalu sejak rubuhnya fasilitas pendidikan itu.
Rangka atap bangunan sekolah itu masih menyisakan puing-puing berserakan. Bangku, meja, dan peralatan di dalam kelas juga terbengkalak begitu saja. (Reporter: Alif Bintang)
Baca Juga: Pramono Minta Maaf, Janji Segera Bangun Ulang SDN Kebayoran Lama 09 yang Roboh
Berita Terkait
-
Pramono Minta Maaf, Janji Segera Bangun Ulang SDN Kebayoran Lama 09 yang Roboh
-
Atap Kelas Ambruk, Siswa SD di Grobogan Terpaksa Belajar Bergantian
-
Khawatir Keselamatan, Banyak Siswa Pindah Sekolah usai Gedung SDN Kebayoran Lama 09 Pagi Roboh
-
Dua Tahun Jadi Reruntuhan, Begini Kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Kini
-
Kasus Eksploitasi Anak 'Tenda Biru' Bukan Dipicu Postingan Viral WN Jepang
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
10 Puisi Hari Anak yang Menyentuh Hati, Cocok untuk Lomba dan Upacara
-
Wajah Bulat Sering Insecure? 10 Model Kacamata Ini Ampuh Bikin Muka Tirus Seketika!
-
Bocor! Video Ruang Ganti Argentina Sebelum Dihajar Spanyol, Pesan Messi Diabaikan Rekan-rekannya
-
2 Tahun SDN 09 Kebayoran Lama Roboh, KPAI Turun Tangan Kawal Revitalisasi
-
Sekuel Film Jennifer's Body Digarap, Megan Fox Berpotensi Kembali Main
-
Lagi! Iran Bom Pangkalan AS di Yordania dan Bahrain, Gudang Logistik Tempur Ludes
-
Kronologi Operator Alat Berat di Siak Diserang Harimau, Diterkam saat Ingin BAB
-
Radical Acceptance Semu: Benarkah Sikap Bodo Amat adalah Bentuk Kedewasaan?
-
DPR Sudah Kasih Restu, Kapan Kapal Induk Italia Resmi Jadi Milik Indonesia?
-
Persib Bandung Tak Main-main di Piala Presiden 2026, Igor Tolic Siapkan Taktik Kejutan