- Said Iqbal menyatakan dua perusahaan tekstil di Jawa Tengah berencana melakukan PHK terhadap ribuan buruh.
- Ia berencana mengunjungi PT Victory Apparel Semarang dan PT Samwon Jepara pada Senin, 27 Juli 2026.
- Langkah pencegahan PHK meliputi negosiasi pengurangan jam kerja, efisiensi biaya, hingga intervensi kebijakan negara.
Suara.com - Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, menyebut ada potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) di dua perusahaan tekstil dan garmen di Provinsi Jawa Tengah.
Informasi tersebut diperolehnya dari Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Provinsi Jawa Tengah, Aulia Hakim.
"Ada kemungkinan terjadi PHK di dua perusahaan tekstil di Provinsi Jawa Tengah yang mem-PHK ribuan buruh," ucapnya dalam konferensi pers secara daring, Rabu (22/7/2026).
Dua perusahaan tersebut adalah PT Victory Apparel di Semarang dan PT Samwon di Jepara. Keduanya berencana melakukan PHK terhadap sekitar 800 buruh dan 670 buruh.
Said mengatakan akan melaporkan rencana PHK tersebut kepada Ketua Satuan Tugas Mitigasi PHK, Prasetyo Hadi, serta Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Cucun Ahmad Syamsurijal.
Ia juga berencana mengunjungi dua perusahaan tersebut pada Senin (27/7/2026). Dalam kunjungan itu, ia akan berupaya melakukan langkah-langkah pencegahan PHK.
"Kalau bisa (PHK) bisa diselamatkan, (maka) diselamatkan. Kalau membutuhkan intervensi kebijakan, maka negara harus hadir menyelamatkan perusahaan," katanya.
Ia mengatakan akan berupaya agar PHK dapat dihindari melalui kesepakatan dengan serikat pekerja. Menurutnya, PHK dapat dicegah melalui pengurangan jam kerja serta pengurangan biaya produksi yang tidak tetap, seperti tunjangan transportasi dan makan.
Apabila PHK di dua perusahaan tersebut tidak dapat dihindari, Said bersama Satgas PHK akan memastikan hak-hak buruh tetap dipenuhi sesuai Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Kalah di PTUN, SK UMSK Jabar Harus Dicabut
Jika diperlukan intervensi kebijakan, Said mengatakan akan melihat persoalan yang dihadapi perusahaan secara menyeluruh, apakah berkaitan dengan tingginya biaya energi, bahan baku impor, atau lesunya pasar.
Ia juga mengusulkan agar perusahaan merumahkan karyawan hingga kondisi perusahaan kembali stabil.
"Semua langkah ini perlu dinegosiasikan dengan serikat pekerja dengan supervisi pemerintah," pungkasnya.
Reporter: Cornelius Juan Prawira
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Kalah di PTUN, SK UMSK Jabar Harus Dicabut
-
Demi Menjawab Kebutuhan Masyarakat, DPR Pastikan Pembahasan RUU Tetap Berjalan Selama Reses
-
Dasco Pastikan 'Mesin Legislasi' Tetap Panas saat Reses, Gaspol Bahas 4 RUU Ini
-
Soal Kuntadi Jadi Jampidsus, Dasco: Itu Kewenangan Presiden
-
RUU Perampasan Aset Tetap Dibahas Selama Reses, Komisi III Dapat Lampu Hijau
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Kredit Nganggur Masih Numpuk di Bank
-
Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Berpotensi PHK Hampir 1.500 Buruh
-
Ancam Buka Paksa Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Meradang: Kenapa Harus Pakai Kekerasan?
-
Buku Kisah-Kisah Nyesek saat KKN: Dari Lele Kuning hingga Begal Kampung
-
Tinggalkan Kerja di Luar Negeri, Eks PMI Justru Cuan dari Makanan Sehat
-
Honda NS150LA Menantang Dominasi Skutik Retro Andalkan Rangka Tubular dan Fitur Kamera Bawaan
-
Perempuan Berkebutuhan Khusus Tewas Terpanggang saat Rumahnya Terbakar
-
DFSK E5 Plus Kantongi 1.100 Pemesanan Sebelum Resmi Meluncur di GIIAS 2026
-
5 Hair Mask untuk Merawat Rambut Diwarnai agar Tetap Sehat dan Cerah
-
Pesan Sahroni ke Kuntadi Usai Jadi Jampidsus: Jangan Main Mata Terkait Kasus Febrie