- Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengizinkan komisi-komisi untuk tetap membahas sejumlah RUU mendesak selama masa reses di Jakarta.
- Komisi III DPR akan memprioritaskan pembahasan RUU Perampasan Aset untuk merespons dinamika serta aspirasi publik yang terus berkembang.
- Beberapa komisi lain juga akan membahas RUU Satu Data, Lalu Lintas, Hak Cipta, dan Ketenagakerjaan demi memenuhi target legislasi.
Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa pimpinan DPR memberikan lampu hijau bagi komisi-komisi untuk tetap melanjutkan pembahasan sejumlah Rancangan Undang-Undang (RUU) selama masa reses.
Salah satu yang menjadi prioritas adalah RUU Perampasan Aset yang tengah digodok di Komisi III.
Hal itu disampaikan Dasco dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-26 Penutupan Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).
“Untuk Komisi III yang sudah mengajukan izin untuk tetap membahas Undang-Undang Perampasan Aset, kita persilakan dalam masa reses asalkan meminta izin sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Dasco di ruang rapat paripurna.
Dasco menjelaskan, langkah ini diambil untuk menepis dinamika dan persepsi publik yang menganggap DPR enggan membahas RUU Perampasan Aset.
Padahal, menurutnya, proses pembahasan dan penyerapan aspirasi publik sudah berjalan intensif selama dua bulan terakhir.
“Kita dukung untuk tetap membahas karena dinamika di publik dianggap DPR tidak mau membahas RUU Perampasan Aset, padahal ini sudah dua bulan lebih berjalan. Partisipasi publik di Komisi III terus mengalir,” tegasnya.
Usai rapat paripurna, Dasco mengungkapkan bahwa tidak hanya RUU Perampasan Aset yang akan dibahas saat reses. Beberapa komisi lain juga telah mengajukan izin serupa untuk mengejar target legislasi yang mendesak.
Beberapa draf regulasi yang dikonfirmasi akan tetap berlanjut pembahasannya antara lain RUU Satu Data, RUU Lalu Lintas, serta RUU Hak Cipta.
Baca Juga: Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia: Doktrin Operasional Penting
"Ada Undang-Undang Satu Data dan Undang-Undang Lalu Lintas, dan beberapa lagi. Tadi juga dikonfirmasi untuk Hak Cipta, itu juga masuk karena dikejar target," jelas Dasco.
Selain itu, Dasco menyoroti rencana pembahasan RUU Ketenagakerjaan oleh Komisi IX. Ia menyebut komisi terkait telah meminta waktu khusus untuk bertemu dengan para pemangku kepentingan (stakeholder), terutama dari serikat buruh.
"Tenaga kerja juga sudah minta. Justru yang paling akan dibahas duluan ini tenaga kerja, karena sesudah Perampasan Aset, Komisi IX minta diketemukan dengan para stakeholder dari buruh,” pungkasnya.
Masa reses merupakan waktu bagi anggota DPR untuk kembali ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing. Namun, dengan izin pimpinan, komisi diperbolehkan melakukan aktivitas legislasi di parlemen jika terdapat urgensi tertentu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Ramai Desakan Febrie Adriansyah Dijatuhi Hukuman Mati, LBHM Ingatkan Bahaya Ilusi Ketegasan
-
Wajib Pajak Mau Diawasi Babinsa? Pakar UGM: Ini Justru Bikin Rakyat Takut, Bukan Patuh
-
7 Catatan Miris Argentina di Final Piala Dunia 2026: Nol Peluang dan Target
-
Ojol Tewas Terlindas Truk usai Tersenggol saat Pindah Jalur di Kemanggisan
-
Apakah Tinted Sunscreen dan Tone Up Sunscreen Sama? Jangan Sampai Keliru
-
Menemukan Makna di Balik Jendela Kereta: Mengapa Aku Jatuh Cinta pada Transportasi Umum
-
Tim SAR Temukan Satu Jenazah Diduga Korban KM Nurul Salsa
-
Seminggu Ditinggal Temon, Abdel Akui Kenangan Lucu Kini Jadi Pengobat Rindu
-
Rival Fronx Harga Setara S-Presso Bekas, Pesona Wuling Alvez Manual Bikin Naksir
-
Khawatir Keselamatan, Banyak Siswa Pindah Sekolah usai Gedung SDN Kebayoran Lama 09 Pagi Roboh