News / Nasional
Kamis, 23 Juli 2026 | 13:23 WIB
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman. (Suara.com/Bagas)
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto menunjuk Kuntadi sebagai Jampidsus baru untuk menggantikan Febrie Adriansyah.
  • Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mendesak Kuntadi segera menuntaskan kasus korupsi pendahulunya secara adil.
  • Habiburokhman meminta Kuntadi melakukan pembenahan internal demi menjaga kredibilitas institusi kejaksaan di mata publik.

Suara.com - Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, memberikan apresiasi atas langkah Presiden Prabowo Subianto yang resmi menunjuk Kuntadi sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) yang baru.

Penunjukan ini dilakukan melalui Keputusan Presiden (Keppres) untuk menggantikan Febrie Adriansyah yang kini tengah terjerat kasus dugaan korupsi.

Habiburokhman menyampaikan, ucapan selamat dan menaruh harapan besar pada pundak Kuntadi.

Ia menilai sosok Kuntadi memiliki rekam jejak yang solid untuk memimpin direktorat krusial di Kejaksaan Agung tersebut.

"Saya Habiburokhman, selaku Ketua Komisi III DPR RI, mengucapkan selamat atas diangkatnya Pak Kuntadi sebagai Jampidsus baru. Beliau dikenal sebagai sosok jaksa yang bersih, berintegritas, dan independen," ujar Habiburokhman kepada wartawan, Kamis (23/7/2026).

Politisi Partai Gerindra ini menekankan bahwa tugas berat telah menanti Kuntadi, terutama dalam menuntaskan perkara hukum yang melibatkan pendahulunya, Febrie Adriansyah.

Habiburokhman mendesak agar proses hukum dilakukan tanpa pandang bulu dan memenuhi rasa keadilan publik.

"Dengan kepemimpinan beliau, saya berharap kasus dugaan korupsi Febri Adriansyah dapat diusut secara cepat, transparan, dan berkeadilan hingga tuntas," tegasnya.

Lebih lanjut, Habiburokhman mengingatkan bahwa kredibilitas Kejaksaan Agung saat ini sedang berada di bawah sorotan tajam masyarakat.

Baca Juga: Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Ia meminta Kuntadi segera melakukan pembenahan internal agar marwah institusi tetap terjaga.

"Citra Korps Adhyaksa saat ini dipertaruhkan. Jangan sampai nama baik dan kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan tercoreng oleh perilaku oknum," imbuhnya.

Load More