-
Menlu Sugiono dan tujuh Menlu negara Muslim mengecam aksi penyusupan ekstremis Israel di Al-Aqsa.
-
Koalisi menegaskan area Al-Aqsa seluas 144 dunam merupakan tempat ibadah eksklusif umat Islam.
-
Dunia internasional didesak memaksa Israel mencabut pembatasan akses ibadah di Kota Tua Yerusalem.
Suara.com - Menlu Sugiono bersama menteri luar negeri tujuh negara Muslim mengecam keras eskalasi Israel di Masjid Al-Aqsa. Provokasi tersebut dinilai merusak stabilitas kawasan serta melanggar hukum internasional secara terang-terangan.
Aksi ini tidak hanya memicu kemarahan diplomatik, tetapi juga mengancam proses perdamaian di kawasan Timur Tengah. Tekanan global kini mengarah pada penghentian infiltrasi kelompok radikal yang dilindungi pejabat Tel Aviv.
Penyusupan massal ke Al-Haram Al-Sharif yang dipimpin pejabat ekstremis Israel menjadi titik krusial kemarahan ini. Langkah provokatif tersebut secara sengaja mengangkangi resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa serta status quo historis Yerusalem Timur.
Sikap tegas Indonesia dan koalisi negara Muslim ini disuarakan secara resmi melalui pernyataan bersama Kemlu RI pada Jumat. Gelombang pengerahan massa ekstremis yang direkayasa jajaran menteri Israel dinilai menyebarkan kebencian secara terbuka.
Tindakan tersebut secara langsung menyumbat jalan menuju solusi dua negara yang selama ini diperjuangkan. Mobilisasi kekerasan di area suci berisiko memicu ledakan konflik baru yang sulit dikendalikan.
Akses jemaah menuju Kota Tua Yerusalem dan kompleks rumah ibadah diisolasi secara sepihak oleh aparat pendudukan. Kebijakan diskriminatif ini melanggar Hukum Humaniter Internasional dan melecehkan hak dasar umat beragama.
Para diplomat menegaskan bahwa Israel sama sekali tidak mengantongi kedaulatan atas wilayah Yerusalem yang diduduki. Seluruh klaim yuridis atas situs suci Islam maupun Kristen di kota tersebut batal demi hukum.
Langkah sistematis Rezim Zonis untuk mengubah struktur demografi serta identitas historis Yerusalem Timur terus menuai perlawanan. Tindakan tersebut menghancurkan nilai kesucian yang dihormati warga dunia selama berabad-abad.
Perwalian Hasyimiyah Yordania ditegaskan kembali sebagai pemegang mandat sah atas pemeliharaan situs suci Yerusalem. Pengakuan historis ini menjadi benteng utama dalam membendung ambisi akuisisi ilegal oleh kekuatan pendudukan.
Baca Juga: Wali Kota Muslim New York Zohran Mamdani Batal Tangkap Benjamin Netanyahu, Kenapa?
Kompleks Masjid Al-Aqsa seluas 144 dunam ditetapkan secara mutlak sebagai kawasan ibadah khusus umat Islam. Tidak ada ruang toleransi bagi pembagian area maupun pengambilalihan fungsi rumah ibadah tersebut.
Dunia internasional didesak untuk mengambil tindakan konkret guna memaksa Israel menghentikan seluruh tindakan provokatif. Pembatasan barikade menuju Kota Tua Yerusalem harus segera dicabut tanpa syarat.
Ketegangan di kompleks Masjid Al-Aqsa terus memuncak seiring meningkatnya insiden penggerebekan oleh kelompok sayap kanan Israel. Pejabat tinggi dalam kabinet Israel berulang kali memimpin aksi penyusupan ke area suci Muslim tersebut.
Upaya pengubahan status quo historis Yerusalem Timur semakin masif sejak pendudukan wilayah tersebut dalam Perang 1967. Koalisi diplomasi yang digalang Indonesia bersama negara-negara Muslim menjadi krusial untuk menghalau eskalasi yang lebih meluas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Strategi Wuling Motors Memperkuat Kualitas Pendidikan Anak Bangsa Melalui Aksi Nyata
-
Tidak Ada PHK di Streamlining Telkom, Dasco Kawal Kesepakatan Tripartit
-
Indonesia dan 7 Negara Muslim Kecam Serangan Israel ke Al-Aqsa
-
Ancaman Pasokan Memanas, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS per Barel
-
Demi Saingi Singapura-Dubai, Purbaya Kasih Insentif Pajak 0% hingga 50 Tahun ke Investor PFII
-
IWIP Terapkan Prinsip Ekonomi Sirkular Kelola Sampah Domestik
-
Kenapa Login Sulingjar 2026 Gagal Terus? Ini Cara Mengatasinya
-
Warna Pintu Utama Rumah yang Baik Menurut Feng Shui, Dipercaya Membawa Energi Positif
-
Vietnam Gemetar Hadapi Skuad Mewah Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Peluang untuk Beli, Emas Antam Lagi Murah Jadi Rp2,6 Juta/Gram