- Koalisi militer Arab Saudi menyerang wilayah Hudeida, Yaman, pada Jumat malam, 24 Juli 2026.
- Serangan udara tersebut menargetkan basis angkatan laut Houthi sebagai respons atas blokade kapal dagang.
- Akibat serangan tersebut, dua orang dilaporkan mengalami luka-luka dan fasilitas telekomunikasi dikabarkan terkena pemboman.
Suara.com - Koalisi militer pimpinan Arab Saudi melancarkan serangan udara ke wilayah yang dikuasai kelompok Houthi di Provinsi Hudeida, Yaman, Jumat malam (24/7/2026) waktu setempat.
Serangan ini dilakukan sebagai respons atas blokade laut dan serangan terhadap kapal-kapal dagang Saudi di Laut Merah.
Juru bicara koalisi, Mayor Jenderal Turki al-Malki, menyebut operasi tersebut sebagai langkah yang proporsional.
Ia juga memperingatkan bahwa setiap agresi lanjutan dari Houthi akan dibalas dengan tindakan militer tambahan.
Koalisi menyatakan telah menargetkan objek militer yang sah, termasuk basis angkatan laut di Hudeida dan kamp militer di Pulau Kamaran.
Serangan ini menandai eskalasi signifikan setelah sepekan ketegangan maritim yang belum pernah terjadi sejak gencatan senjata 2022.
Media yang berafiliasi dengan Houthi, Al Masirah TV, melaporkan sedikitnya dua orang terluka akibat serangan tersebut.
Mereka juga menuduh adanya pemboman terhadap fasilitas telekomunikasi dan pelabuhan Hudeida, yang merupakan jalur utama bantuan kemanusiaan.
Namun, pihak koalisi membantah telah menyerang pelabuhan. “Pelabuhan Hudeida tidak menjadi target,” tegas Al-Malki.
Baca Juga: Pangeran Arab Saudi Ditemukan Meninggal Dunia di London, Darahnya Mengandung Miras dan Narkoba
Ketegangan meningkat setelah Houthi mengumumkan blokade laut terhadap Arab Saudi awal pekan ini.
Kelompok tersebut mengancam akan menyerang kapal apa pun yang dianggap terkait dengan Saudi di perairan Laut Merah.
Otoritas Transportasi Arab Saudi mengonfirmasi sebuah kapal milik kerajaan, NCC MASA, mengalami kerusakan ringan akibat serangan.
Meski demikian, kapal tersebut tetap dapat melanjutkan pelayaran setelah dinyatakan aman.
Situasi ini memicu kekhawatiran kembalinya konflik besar di Yaman yang sempat mereda sejak 2022.
Sejumlah pejabat dan analis menilai kedua pihak kini memperkuat posisi militer di garis depan yang membentang dari Laut Merah hingga perbatasan Saudi.
Upaya mediasi yang dipimpin Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Oman masih berlangsung.
Namun, seorang diplomat Barat mengakui prospek penyelesaian damai semakin suram di tengah meningkatnya eskalasi.
Berita Terkait
-
Pangeran Arab Saudi Ditemukan Meninggal Dunia di London, Darahnya Mengandung Miras dan Narkoba
-
Indonesia Geram Tanker Arab Saudi Dirudal di Laut Merah: Itu Pelanggaran Hukum Internasional
-
Buntut Serangan Rudal ke Tanker Arab Saudi, Dunia Terancam Krisis BBM Lagi
-
Perang Meluas, Houthi Yaman Tembak 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Selat Bab al-Mandeb
-
Amerika Keluarkan Travel Alert ke Warganya di Seluruh Dunia, Kemungkinan Perang Timteng Makin Besar
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Preview Semifinal VNL Putri 2026: 4 Tim Terbaik Berebut Tiket Final
-
KPK Telusuri Pertemuan Suhardiman Amby, Ketua DPRD Kuansing dengan Raja Juli
-
Arab Saudi Bombardir Basis Houthi di Yaman, Konflik Timur Tengah Kian Meluas
-
Pertemuan Panas Trump-Netanyahu Pekan Depan, Perang Iran Diprediksi Makin Membesar
-
Misteri 4 Huruf di Menara Ponpes Tambakberas: Pesan Langit KH Hasbullah Said Tentang Kemerdekaan RI
-
Di Balik Penahanan Febrie Adriansyah di KPK, Ada Alasan Perlindungan Khusus
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Taurus Cocok dengan Zodiak Apa? Ini 4 Daftar Pasangan yang Paling Pas untuk Menjalin Asmara
-
Kasihan Anak-anak! Pembangunan Gedung SDN Cipete Utara Molor Setahun: Jam Belajar Dipangkas
-
Bobotoh Harap Bersabar! Debut Mariano Peralta Dipastikan Tertunda Gegara Ini