- Jubir KPK Budi Prasetyo menyatakan penahanan tersangka Febrie Adriansyah di Rutan KPK sepenuhnya kewenangan penyidik Kejagung.
- Kejaksaan Agung sebelumnya telah meminta maaf karena Febrie tiba di Rutan KPK tanpa rompi tahanan akibat situasi terburu-buru.
- Febrie ditetapkan sebagai tersangka TPPU setelah memenuhi panggilan Tim 9 Kejagung pada Jumat, 24 Juli di Jakarta.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi sorotan publik terkait mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, yang tiba di Rutan KPK tanpa mengenakan rompi tahanan.
KPK menyatakan penjelasan terkait hal tersebut sudah disampaikan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).
“Tadi juga sudah dijelaskan di Kejaksaan Agung berkaitan dengan hal tersebut,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di kompleks KPK, Jakarta, Jumat (24/7) malam.
Budi menegaskan, penitipan penahanan Febrie di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK merupakan kewenangan penyidik Kejagung.
Ia menyebut KPK hanya memfasilitasi tempat penahanan sesuai kebutuhan penyidikan.
“Terkait penahanan tersangka FA, semuanya merupakan kewenangan penyidik, dalam hal ini Kejaksaan Agung,” katanya.
Soal pemeriksaan lanjutan, KPK menyerahkan sepenuhnya kepada penyidik.
Lokasi dan teknis pemeriksaan akan ditentukan oleh pihak Kejagung sesuai kebutuhan perkara.
“Semuanya kewenangan penyidik. Secara teknis nanti akan dipertimbangkan pemeriksaannya di mana,” ujar Budi.
Baca Juga: Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
Sebelumnya, Febrie memenuhi panggilan Tim 9 Kejagung sebagai saksi kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Ia tiba di Gedung Kejagung sekitar pukul 13.00 WIB sebelum akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.
Usai pemeriksaan, Febrie sempat menyatakan dirinya menjadi korban kriminalisasi. “Oh enggak lah,” katanya singkat saat ditanya soal tidak mengenakan rompi tahanan.
Ia kemudian tiba di Rutan KPK sekitar pukul 23.22 WIB tanpa atribut tahanan. Hal ini memicu pertanyaan publik terkait perlakuan terhadap tersangka.
Menanggapi hal itu, Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Rudi Margono menyampaikan permintaan maaf.
Ia menjelaskan tidak digunakannya rompi tahanan karena situasi yang terburu-buru.
“Kalau masalah rompi, tadi mohon maaf, karena buru-buru dan juga sudah malam,” kata Rudi.
Berita Terkait
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Setara Institute Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Desak Tim 9 Utamakan Supremasi Hukum
-
Soroti Febrie Adriansyah Tanpa Rompi dan Borgol, Legislator Gerindra: Tak Ada yang Kebal Hukum
-
Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Perbedaan AC Inverter dan Low Watt, Mana yang Lebih Hemat untuk di Rumah?
-
Bikin Geleng-geleng Ini Kata KPK dan Kejagung Soal Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Pink
-
Mantri BRI Menembus Pelosok Pegunungan Toraja Utara
-
Mantri BRI, Garda Terdepan Layanan Perbankan di Toraja Utara
-
Semangat Mantri BRI Hadirkan Layanan hingga Pelosok Toraja
-
Menjangkau Pegunungan Toraja, Mantri BRI Layani Hingga Pelosok
-
Kura-Kura Pakai Kostum Beruang? Ini Keseruan Buku Bob Shea
-
Semangat dan Dedikasi Mantri BRI Hadirkan Akses Perbankan bagi Masyarakat Pegunungan Toraja Utara
-
Operasi Senyap KPK di Bengkulu, Barang Bukti Dibawa Lewat Jalur VVIP
-
Ketika Jabatan Dipandang sebagai Kekuasaan, Bukan Kepemimpinan