- Komando Pusat Amerika Serikat menegaskan pemberlakuan blokade laut dengan mengalihkan dua belas kapal komersial di kawasan Teluk hingga Sabtu.
- Pejabat tinggi keamanan Iran Mohamad Baqer Zolqadr menyatakan pihaknya akan terus melanjutkan serangan terhadap target Amerika Serikat hingga musuh menyerah.
- Militer Amerika Serikat bersama sekutunya berhasil menembak jatuh drone bermuatan bahan peledak di wilayah Irbil, Irak utara.
Suara.com - Amerika Serikat menegaskan blokade laut terhadap Iran masih terus diberlakukan.
Militer AS bahkan berada dalam kondisi siaga maksimum di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk.
Komando Pusat Amerika Serikat atau CENTCOM menyatakan hingga Sabtu, sedikitnya 12 kapal komersial telah dialihkan karena mencoba melanggar blokade.
Selain itu, dua kapal lain terpaksa dinonaktifkan setelah tidak mematuhi pembatasan yang diberlakukan.
Dalam pernyataan resminya, CENTCOM juga mengonfirmasi pihaknya melakukan pemeriksaan langsung terhadap sejumlah kapal.
Salah satunya adalah kapal tanker M/T Charminar berbendera Komoro yang diperiksa di Laut Arab sebelum akhirnya diizinkan melanjutkan perjalanan.
Sehari sebelumnya, kapal M/T Lavine berbendera Mozambik dihentikan di Teluk Oman.
Tindakan itu diambil setelah awak kapal berulang kali mencoba menghindari blokade dan mengabaikan peringatan dari militer AS.
Di sisi lain, Iran menegaskan tidak akan menghentikan serangan terhadap target Amerika Serikat.
Baca Juga: Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat
Pernyataan keras disampaikan pejabat tinggi keamanan Iran di tengah konflik yang terus memanas.
“Serangan berkelanjutan ini akan terus berlangsung hingga musuh menyerah sepenuhnya,” kata Mohamad Baqer Zolqadr, pejabat Dewan Keamanan Nasional Iran.
Situasi ini mendorong meningkatnya kewaspadaan di kawasan Timur Tengah.
Kedutaan besar Amerika Serikat di sejumlah negara bahkan telah mengeluarkan peringatan kepada warganya terkait sulitnya meninggalkan wilayah konflik.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya juga menegaskan bahwa setiap kerusakan terhadap kapal akan ditanggung menggunakan dana Iran yang berada di bawah kendali Amerika.
“Semua kerusakan akan dibayar dari uang Iran yang kami kuasai,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat
-
Liverpool Pertimbangkan Maghnes Akliouche sebagai Alternatif Lebih Murah untuk Bradley Barcola
-
IOC Tolak Pengaduan FairSquare terhadap Gianni Infantino soal Dukungan ke Donald Trump
-
Perang Iran Belum Selesai, Trump Kini Tantang Rusia dan China hingga Ancam Putin
-
Pertemuan Panas Trump-Netanyahu Pekan Depan, Perang Iran Diprediksi Makin Membesar
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Kronologi Bentrok Berdarah di Menteng: 2 Orang Terluka, 3 Ditangkap Polisi
-
Soroti Kasus Pria Tewas usai Dituding Curi Ayam, Hasto: Kontras dengan Kasus Jampidsus
-
5 Smartwatch yang Bisa QRIS BCA, Transaksi Makin 'Sat-Set'
-
Diwarnai Kontak Tembak, TNI Evakuasi Dua Jenazah Korban OPM di Yahukimo
-
7 Physical Sunscreen Terbaik untuk Kulit Sensitif sesuai Review dan Harga
-
Sesama Introvert, Samo Rafael & Shanna Shannon Diuji Bangun Chemistry di Film Dan Bandung
-
Kenapa Masalah Kecil Terasa Sangat Besar di Kepala?
-
Alasan Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?
-
Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat
-
Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta