News / Nasional
Minggu, 26 Juli 2026 | 19:34 WIB
Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo di Kantor DPP PDIP, Jakarta. [Suara.com/Bagaskara]
Baca 10 detik
  • PDI Perjuangan tetap optimistis Jawa Tengah menjadi basis utama suara pada Pemilu 2029 mendatang.
  • Kaesang Pangarep berencana mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari Dapil Jawa Tengah V.
  • Ganjar Pranowo menyatakan pencalonan tersebut wajar karena konstitusi menjamin hak politik setiap warga negara.

Suara.com - PDI Perjuangan (PDIP) menegaskan optimismenya bahwa Provinsi Jawa Tengah akan tetap menjadi basis utama pendulang suara (kandang banteng) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang.

Keyakinan tersebut dinilai tak tergoyahkan meski Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, berencana mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V.

Putra bungsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo tersebut sebelumnya telah menyampaikan niatnya untuk maju bertarung di Dapil Jateng V.

Wilayah pemilihan yang mencakup Kabupaten Boyolali, Klaten, Sukoharjo, dan Kota Solo ini selama ini dikenal sebagai basis konstituen utama dari Ketua DPP PDIP, Puan Maharani.

Menanggapi rencana pendaftaran politik Kaesang di dapil yang sama dengan Puan Maharani, Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo menilai langkah tersebut bukanlah bentuk konfrontasi atau tantangan politik secara personal. Menurutnya, konstitusi menjamin hak setiap warga negara untuk ikut serta dalam bursa pencalonan anggota legislatif.

"Oh, orang nyalon kok nantang. Kamu juga nyalonin boleh-boleh saja. Semuanya boleh," kata Ganjar.

Ganjar menambahkan bahwa negara melindungi hak setiap masyarakat untuk berpartisipasi dalam pemerintahan. Oleh karena itu, kehadiran siapa pun dalam kontestasi Pemilu merupakan hal yang wajar dan dijamin oleh hukum.

Proyeksi Suara di Basis 'Kandang Banteng'

Kendati bakal ada kehadiran Ketua Umum PSI pada bursa Pemilu mendatang di wilayah tersebut, Ganjar optimistis peta kekuatan politik PDIP di Jawa Tengah tidak akan mengalami pergeseran signifikan. Ia meyakini wilayah tersebut masih menjadi lumbung suara terbesar bagi partai berlogo banteng moncong putih itu.

Baca Juga: Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik

"Saya masih yakin kandang banteng," kata Ganjar.

Lebih lanjut, mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode ini berkeyakinan bahwa perolehan suara Puan Maharani di Dapil Jateng V akan tetap stabil dan tidak terganggu oleh kehadiran Kaesang. Faktor perbedaan bendera partai politik menjadi salah satu alasannya.

"Nggak, nggak, kita kan partainya beda," kata Ganjar.

Load More