- Bentrokan antarkelompok pecah di Jalan Proklamasi, Menteng, hingga Matraman pada Minggu pagi, 26 Juli 2026.
- Kerusuhan bermula dari perselisihan di gerobak nasi uduk yang memicu perusakan dan bentrokan fisik antarwarga.
- Insiden tersebut mengakibatkan satu pemuda berinisial K berusia 23 tahun meninggal dunia akibat luka-luka.
Dampaknya sangat fatal. Satu orang pemuda berinisial K (23) dinyatakan tewas setelah sempat kritis.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Elisa Partomuan Hutagalung mengonfirmasi kabar duka tersebut.
"Saudara K berusia 23 tahun meninggal dunia. Kami turut berduka," kata Reynold.
Selain itu, kata dia, satu orang lainnya berinisial DS masih dirawat intensif karena terluka dalam bentrokan.
Prakondisi Agustus: Mengapa Sekarang?
Seorang Sumber kepada Suara.com, dua pekan sebelum bentrokan itu terjadi, mengungkapkan ada skenario untuk memicu kerusuhan pada Agustus 2026.
"Ada gerakan-gerakan yang ingin memicu kerusuhan. Mengambil momen kerusuhan Agustus tahun lalu. Ini harus diantisipasi oleh para pemangku kebijakan," kata dia.
Dia mengatakan, Agustus di Indonesia selalu menjadi bulan yang penuh dengan aktivitas massa dan simbolisme nasionalisme.
"Menciptakan ketidakstabilan di jantung Jakarta pada periode ini, diyakini bisa menjadi pintu masuk bagi agenda-agenda politik yang lebih luas, termasuk mendelegitimasi aparat keamanan atau menciptakan ketakutan di tengah masyarakat kota besar," jelasnya.
Baca Juga: Belajar dari Bentrokan di Matraman, Pemprov DKI Harus Perkuat Satgas Jaga Jakarta dan FKDM
Polisi sendiri saat ini tengah berupaya melakukan lokalisasi masalah agar tidak meluas. Kombes Pol Reynold menekankan, pihaknya melakukan klastering terhadap peristiwa-peristiwa yang terjadi untuk melihat keterkaitan antar kelompok.
"Kami melakukan pengamanan secara komprehensif. Pemeriksaan juga sudah berjalan terhadap 15 orang. Soal klastering, kami beda-bedakan. Ada peristiwa di Matraman, Matraman Dalam, dan peristiwa di Jalan Tambak diklastering," jelasnya.
Hingga Kekinian, tiga orang berinisial S, T, dan U telah diamankan untuk diperiksa secara intensif di Polsek Menteng.
Polisi juga mendalami kemungkinan para pelaku berada di bawah pengaruh minuman keras saat melakukan provokasi awal.
Tag
Berita Terkait
-
Belajar dari Bentrokan di Matraman, Pemprov DKI Harus Perkuat Satgas Jaga Jakarta dan FKDM
-
Kantor BGN Bakal Didemo Mahasiswa, Ratusan Polisi Siaga Amankan Lokasi
-
Antisipasi Rencana Aksi Balasan, 200 TNI-Polri Bersiaga di Jalan Tambak Pascabentrokan Maut
-
Bentrok Maut di Menteng Diduga Gara-gara Beli Nasi Uduk Tapi Ogah Bayar
-
Update Bentrok Berdarah di Menteng: Satu Korban Meninggal di RSCM, Lainnya Kritis
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai, Bawang, Beras hingga Daging Kompak Naik, Tekan Daya Beli Masyarakat
-
Bagaimana Mangrove Membantu Nelayan Kuri Caddi Bertahan di Tengah Cuaca Ekstrem?
-
Kaesang Masuk 'Kandang Banteng' di 2029: Siapa Lebih Kuat, Figur Jokowi atau Mesin PDIP?
-
Sebanyak 69,5 Persen UMKM Kesulitan Akses Pembiyaan Perbankan, Ini Faktornya
-
Ulasan Film Smile 2: Sekuel Paling Mencekam dengan Nuansa Horor yang Pekat!
-
Fakta Baru di Sidang Pencemaran Nama Baik Heni Sagara: Pabrik Pernah Disegel dan Izin Kedaluwarsa
-
Review Buku 'Pertama, Sayangi Dirimu Lebih Dahulu': Kecil Langkahnya, Besar Dampaknya
-
Cerita UMKM Manfaatkan QRIS dan Ekosistem Digital BRI Hingga Tembus Pasar Hong Kong
-
Perry Warjiyo Mundur, Komisi XI DPR Tunggu Nama Calon Gubernur BI dari Presiden
-
Kenapa Amerika Stop Serang Iran? Hal Ini Mungkin Jadi Alasan Donald Trump