News / Nasional
Rabu, 29 Juli 2026 | 13:48 WIB
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kematian Sutrimo, di Klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2026). (Suara.com/Faqih)
Baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya bersama Puslabfor menyelidiki kematian tidak wajar pria bernama Sutrimo di Jakarta Selatan.
  • Olah tempat kejadian perkara dan pengambilan sampel barang bukti telah dilakukan oleh tim forensik sejak Minggu.
  • Penyidik gabungan terus memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan fakta lapangan untuk mengungkap penyebab kematian korban.

Suara.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan melibatkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk mendalami penyebab kematian seorang pria bernama Sutrimo yang dinilai tidak wajar.

Dari informasi, diketahui Sutrimo adalah orang dekat mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pelibatan Puslabfor dilakukan guna memperoleh bukti saintifik melalui olah tempat kejadian perkara (TKP) yang telah dilaksanakan pada Minggu (26/7).

Kami juga memahami kekhawatiran serta pertanyaan yang muncul di tengah masyarakat. Untuk memastikan penyebab meninggalnya saudara S (Sutrimo), kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara dengan melibatkan Puslabfor dan serangkaian tindakan penyelidikan lainnya,” kata Budi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Dia menjelaskan, tim forensik dari Puslabfor telah mengamankan dan mengambil sejumlah sampel dari TKP untuk diperiksa secara mendalam di laboratorium guna mendeteksi petunjuk maupun bukti fisik yang berkaitan dengan kematian korban.

"Selain melakukan investigasi berbasis ilmiah (scientific crime investigation) bersama Puslabfor, tim penyidik gabungan juga terus mengumpulkan fakta-fakta lapangan tambahan," ujar Budi sebagaimana dilansir Antara.

Sampai dengan saat ini, kata dia, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan berbagai informasi dan petunjuk penting yang relevan dengan peristiwa tersebut.

Budi juga menegaskan seluruh temuan didalami secara cermat dan transparan demi memastikan penyebab pasti kematian korban secara objektif.

Sebelumnya, kepolisian melakukan olah TKP untuk mengusut kematian seorang pria bernama Sutrimo di depan klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Jangan Sisakan Ruang Spekulasi! Polisi Diminta Usut Tuntas Kematian Tak Wajar Sutrimo

Berdasarkan pantauan di lokasi, polisi mulai membuka garis kuning polisi yang terpasang di pagar klinik kecantikan pada pukul 13.11 WIB, Senin (27/7).

Terpantau sejumlah personel Tim Puslabfor mengenakan pakaian hitam memasuki halaman dalam klinik tersebut.

Mereka juga terlihat membawa sejumlah barang bukti berupa kotak hitam, bantal dengan sprei hijau dan sejumlah barang di dalam plastik bening.

Kemudian, mereka membuka pintu masuk klinik dan membuka garis kuning polisi.

Load More