News / Nasional
Kamis, 30 Juli 2026 | 12:49 WIB
Wakil Ketua KWP Erwin Siregar saat konferensi pers terkait aksi Anggota Komisi II DPR Deddy Sitorus yang mengusir serta melecehkan wartawan yang meliput rapat, Kamis (30/7/2026).
Baca 10 detik
  • Koordinatoriat Wartawan Parlemen mendesak anggota DPR Deddy Sitorus meminta maaf terbuka karena menyebut jurnalis rombongan sirkus.
  • Pernyataan penghinaan tersebut disampaikan dalam rapat terbuka Komisi II DPR RI bersama Menteri Dalam Negeri pada Kamis.
  • Organisasi wartawan mengancam akan menempuh jalur etik ke MKD dan hukum jika tidak ada permintaan maaf.

Suara.com - Koordinatoriat Wartawan Parlemen atau KWP mendesak anggota Komisi II DPR RI Deddy Sitorus untuk meminta maaf secara terbuka, lantaran menyebut kehadiran jurnalis di ruang rapat sebagai 'rombongan sirkus'.

Wakil Ketua KWP Erwin Siregar menegaskan, ucapan Deddy Sitorus itu adalah bentuk penghinaan terhadap profesi wartawan.

Erwin juga mengatakan, bakal menempuh jalur etik hingga hukum bila Deddy tak meminta maaf kepada awak media.

Dia menegaskan, pihaknya merasa dilecehkan lantaran agenda rapat itu bersifat terbuka untuk diliput wartawan.

"Kami merasa dihina dan dilecehkan oleh anggota DPR hari ini. Agenda rapat itu kan terbuka, artinya boleh diliput. Tapi, ucapan saudara Deddy Sitorus yang mengatakan wartawan sebagai gerombolan sirkus adalah pelecehan yang sangat luar biasa," kata Erwin.

KWP, kata Erwin, akan secara resmi melaporkan pelecehan wartawan oleh Deddy itu ke Mahkamah Kehormatan Dewan.

Tak hanya itu, Erwin melanjutkan, KWP akan mengirimkan surat tembusan ke Fraksi PDI Perjuangan DPR serta Ketua Umum DPP PDIP.

"Kami memberikan waktu 1x24 jam kepada Deddy Sitorus untuk meminta maaf secara terbuka kepada wartawan yang bertugas di lingkungan DPR. Bila tidak, kami akan melaporkannya ke MKD serta memberikan surat ke fraksi serta partainya," kata Erwin.

Bila nanti proses di MKD serta PDIP tak memuaskan, tidak tertutup kemungkinan KWP akan menerukan kasus itu secara hukum, yakni melapor ke polisi.

Baca Juga: Sebut Wartawan Gerombolan Sirkus, Deddy Sitorus Terancam Dipolisikan Jika Tak Minta Maaf 1x24 Jam

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Deddy Sitorus terkait tuntutan permintaan maaf.

Untuk diketahui, desakan itu muncul setelah dalam rapat kerja Komisi II DPR RI bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, digelar secara terbuka pada Kamis (30/7/2026).

Persis ketika rombongan wartawan memasuki ruang rapat untuk meliput kehadiran Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Deddy justru menyampaikan interupsi.

"Jangan kalian di sini. Kayak sirkus saja. Tolong semua ke atas," kata Deddy menginterupsi rapat.

Load More