- Anggota Komisi II DPR RI Deddy Sitorus diduga melecehkan jurnalis dengan mengusir mereka saat peliputan pada 30 Juli 2026.
- Insiden pengusiran tersebut terjadi menjelang Rapat Dengar Pendapat antara Komisi II DPR, Kemendagri, dan kepala daerah.
- Politisi PDI-Perjuangan tersebut sebelumnya juga pernah menuai kontroversi publik melalui pernyataan yang merendahkan masyarakat.
Suara.com - Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI-Perjuangan, Deddy Yevri Hanteru Sitorus (Deddy Sitorus) kembali viral dan menuai kecaman publik pasca diduga melecehkan rombongan jurnalis yang tengah menjalankan tugas jurnalistiknya pada Kamis (30/7/2026).
Insiden ini terjadi jelang Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi II DPR bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan sejumlah kepala daerah.
Saat para pewarta berkumpul di pinggir ruangan untuk meliput, Deddy justru mengusir mereka dengan menggunakan diksi yang merendahkan.
"Jangan di sini, seperti sirkus saja, tolong ke atas semuanya," cetus Deddy.
Rapat yang digelar di tengah masa reses tersebut mengagendakan pembahasan yang sangat krusial menyangkut hajat hidup orang banyak.
Ketua Komisi II DPR, Rifqinizamy Karsayuda, mengonfirmasi bahwa rapat itu ditujukan untuk membedah ulang skema keuangan daerah yang saat ini terbebani, terutama untuk mengevaluasi nasib Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Namun, alih-alih menghargai fungsi pers sebagai pilar transparansi bagi publik yang tengah menanti kejelasan nasib PPPK, Deddy justru memilih untuk mengerdilkan dan merendahkan para pembawa pesan.
Rekam Jejak Deddy Sitorus
Bagi publik yang mengikuti rekam jejak politikus kelahiran Tanjung Selor, 18 Desember 1971 ini, lontaran kalimat merendahkan tersebut rupanya bukan barang baru.
Baca Juga: APBN Biayai Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Selama Dua Tahun
Jauh sebelum insiden "sirkus", Deddy sempat menjadi bulan-bulanan warganet akibat pernyataan kontroversialnya di sebuah acara televisi pada Desember 2024 lalu.
Kala itu, ia tidak terima dan tampak kesal saat besaran tunjangan rumah anggota dewan yang mencapai Rp50 juta per bulan dibandingkan dengan upah pekerja berskala UMR (Upah Minimum Regional).
Ia lantas menyebut perbandingan itu sebagai sebuah "sesat logika". Puncaknya, ia dengan enteng melontarkan istilah "rakyat jelata."
Profil Deddy Sitorus
Deddy Sitorus adalah wakil rakyat yang digaji dan dibayar tunjangan melalui uang negara. Sumber pendapatan terbesar APBN Indonesia adalah penerimaan perpajakan, yang mencakup pajak dalam negeri, bea, serta cukai. Sektor ini menyumbang lebih dari 82% dari total keseluruhan pendapatan negara.
Deddy Sitorus adalah politisi PDI Perjuangan. Ia merupakan alumnus Universitas Indonesia (UI) yang pernah menjabat sebagai Komisaris di BUMN seperti PT Waskita Beton Precast dan PTPN III Holding ini tercatat memiliki kekayaan fantastis.
Berita Terkait
-
KWP Akan Laporkan Deddy Sitorus ke MKD dan Polisi karena Lecehkan Wartawan
-
Sebut Wartawan Gerombolan Sirkus, Deddy Sitorus Terancam Dipolisikan Jika Tak Minta Maaf 1x24 Jam
-
Anggota DPR Deddy Sitorus Usir Wartawan yang Liputan, Sebut 'Kalian Rombongan Sirkus'
-
Komisi III DPR Desak Usut Tuntas Tewasnya Satpam Waduk Jatiluhur: Petugas Keamanan Garda Terdepan
-
Eva Monalisa Raih Hibah AAWC untuk Program Sanitasi Air di Blora, Realisasi Pembangunan Mulai 2028
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Deddy Sitorus Pernah Ngambek Gajinya Disamakan 'Rakyat Jelata', Kini Lecehkan Wartawan
-
Kekeringan Meluas, 12 Ribu Warga Karawang Hadapi Krisis Air Bersih
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Diduga Peras ASN Demi Urus Perkara di KPK
-
Film Animasi Venom Resmi Dikembangkan, Digarap Sutradara Final Destination: Bloodlines
-
Dalami Kasus Lelang Jabatan di Kuansing, KPK Periksa Sejumlah Pihak
-
7 Cara Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Berjerawat
-
Guru TK Se-Indonesia Ngadu ke Dasco, Minta Diangkat Jadi PPPK
-
Aneh, Kenapa Rudal Amerika Serikat Gempur Lokasi yang Sama di Iran dari Serangan Sebelumnya?
-
Riset Doktor UNY Tawarkan Model Evaluasi Baru bagi Calon Guru Madrasah Ibtidaiyah
-
Spider-Man: Brand New Day Jadi Street Level yang Lebih Tangguh dan Dewasa