- Pelaku media membahas transformasi bisnis dalam Jatim Media Summit 2026 di Surabaya pada Kamis, 30 Juli 2026.
- Hendra Hutagalung menyatakan industri media tidak krisis, tetapi harus meninggalkan pola lama dan membangun kepercayaan publik.
- Abdul Qohar mengungkapkan media lokal harus memiliki naluri bisnis tajam serta mengembangkan lini usaha selain iklan konvensional.
Marchelo menambahkan, Bank Jago tidak hanya menjual produk keuangan, tetapi juga aktif memberikan edukasi literasi finansial melalui berbagai komunitas dan kolaborasi bersama media, termasuk Suara.com.
Menurutnya, peningkatan literasi keuangan menjadi fondasi penting agar masyarakat mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal.
Semua Peluang Harus Bisa Menjadi Bisnis
Sementara itu, Founder BlokBojonegoro, Abdul Qohar, membagikan pengalaman membangun media lokal yang mampu bertahan lebih dari satu dekade di tengah persaingan industri.
Baginya, media harus memiliki naluri bisnis yang tajam. "Sekecil apa pun peluang yang bisa dikapitalisasi harus dikapitalisasi. Harus bisa diuangkan," katanya.
Ia mengisahkan bagaimana BlokBojonegoro yang berdiri sejak 2011 kemudian berkembang menjadi jaringan media dengan berbagai unit usaha pendukung.
Qohar mengibaratkan media sebagai "kapal perang" yang membutuhkan "kapal dagang" sebagai sumber logistik agar operasional tetap berjalan.
Karena itu, menurutnya, media tidak boleh hanya bergantung pada pendapatan iklan konvensional, tetapi harus berani mengembangkan berbagai lini bisnis baru yang masih berkaitan dengan kekuatan merek media.
Kolaborasi Jadi Masa Depan Industri Media
Baca Juga: Perkuat Komunikasi Publik di Era AI, Pemprov Jatim Gelar Bimtek Pengelolaan Medsos dan Situs Pemda
Diskusi di Jatim Media Summit 2026 memperlihatkan bahwa masa depan industri media tidak hanya ditentukan oleh kualitas pemberitaan, tetapi juga kemampuan membangun ekosistem yang menghubungkan media, komunitas, teknologi, dan dunia usaha.
Kolaborasi, inovasi model bisnis, pemanfaatan teknologi digital, serta kemampuan menjaga kepercayaan publik dinilai menjadi fondasi utama agar media tetap relevan dan mampu bertahan di tengah perubahan lanskap informasi yang semakin cepat.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker
-
Jatim Media Summit 2026: Masa Depan Media Ada di Kolaborasi, Bukan Sekadar Pemberitaan
-
GIIAS 2026 Dinilai Jadi Gambaran Industri Otomotif Indonesia
-
Termasuk Kajari Kota Bekasi, Ini Daftar 90 Kajari Kena Mutasi Kejagung
-
APKASI Desak Pemerintah Hentikan Pemotongan Dana Daerah, Beban Kepala Daerah Makin Berat
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Spider-Man: Brand New Day, Pendewasaan Sang Pahlawan di Tengah Kesepian
-
Berapa Kilometer Jarak Tempuh Motor Listrik Murah? Cek Daftar Unit di Bawah Rp20 Juta Ini
-
Rekam Jejak Sudaryono: Mantan Ajudan Prabowo yang Kini Jadi Kepala BGN Baru
-
KPK Periksa Pengurus KUD di Kuansing, Pastikan Uang yang Dikembalikan Raja Juli