News / Nasional
Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:27 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat Jajal Perdana KA Nusantara Explorer, Kamis (30/7/2026). (Suara.com/Novian)
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan peningkatan kasus kanker paru pada pemuda bukan perokok di Stasiun Semarang Tawang pada Kamis, 30 Juli 2026.
  • Penyakit tersebut disebabkan oleh paparan zat kimia berbahaya dari material bangunan rumah, khususnya serat halus asbes yang terhirup.
  • Presiden mendorong masyarakat beralih menggunakan genteng tanah liat atau bahan lokal untuk mencegah risiko kanker akibat asbes.

Salah satu karakteristik yang paling menakutkan dari penyakit akibat asbes ini adalah masa latennya. Gejala klinis biasanya baru muncul 20 hingga 40 tahun setelah paparan pertama terjadi.

Hal inilah yang menjelaskan mengapa anak muda saat ini mulai merasakan dampaknya, yang mungkin berasal dari paparan lingkungan sejak mereka masih kecil di lingkungan rumah atau sekolah.

Meskipun lebih dari 60 negara di dunia telah melarang total penggunaan asbes dalam bentuk apa pun, Indonesia hingga saat ini masih memperbolehkan penggunaan asbes jenis chrysotile (asbes putih).

Kondisi regulasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah untuk menekan angka kasus kanker paru di masa depan.

Load More