News / Nasional
Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:42 WIB
Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro memberikan pernyataan pers mengenai rangkaian Bulan Kemerdekaan RI di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (31/7/2026). ANTARA/Fathur Rochman
Baca 10 detik
  • Wamensesneg Juri Ardiantoro memaparkan rangkaian kegiatan HUT Ke-81 RI yang digelar sepanjang Agustus 2026.
  • Pemerintah menyelenggarakan zikir, penganugerahan tanda jasa, sidang tahunan, upacara, serta pesta rakyat di Jakarta.
  • Rangkaian acara ditutup dengan ajang lari gratis Merdeka Run yang diikuti 8.100 peserta.

Suara.com - Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro memaparkan rangkaian kegiatan Bulan Kemerdekaan dalam rangka peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia yang akan berlangsung sepanjang Agustus 2026, mulai dari zikir dan doa kebangsaan, pesta rakyat, hingga ajang lari "Merdeka Run".

Juri dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (31/7/2026), mengatakan seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT Ke-81 RI disiapkan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai kementerian, lembaga, pemerintah daerah, BUMN, TNI, Polri serta partisipasi masyarakat.

"Perayaan Bulan Kemerdekaan tahun ini dirancang secara kolaboratif melalui kerja sama berbagai kementerian dan lembaga serta juga melibatkan partisipasi masyarakat seluas-luasnya," kata Juri.

Dia menjelaskan rangkaian kegiatan akan diawali dengan zikir dan doa kebangsaan yang dijadwalkan berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta pada Sabtu (1/8).

Kegiatan tersebut akan dihadiri para tokoh, jamaah lintas agama, dan diisi dengan selawat kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf.

Selanjutnya, pemerintah akan menggelar penganugerahan tanda jasa dan tanda kehormatan di Istana Negara.

Penghargaan itu diberikan Presiden Prabowo Subianto kepada individu, kesatuan, institusi pemerintah maupun organisasi yang dinilai memiliki jasa, prestasi, dharma bakti, serta kesetiaan luar biasa kepada bangsa dan negara.

"Para calon berasal dari berbagai latar belakang seperti akademisi, tokoh agama, seniman, birokrat, militer serta tokoh-tokoh lainnya yang diseleksi secara ketat dan transparan oleh Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan," ujar Juri.

Agenda berikutnya adalah pidato Presiden Republik Indonesia di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, pada Jumat (14/8), yang akan dilaksanakan dalam dua sesi.

Baca Juga: Kumpulan Ide Lomba Agustusan Anak TK yang Mudah dan Seru, Bikin Murid-Murid Antusias

Sesi pertama, yakni pidato kenegaraan di hadapan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR/DPD. Sedangkan sesi kedua, yaitu penyampaian Rancangan Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta nota keuangan di Sidang Paripurna DPR.

Selanjutnya, kata Juri, akan digelar ziarah nasional dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Sabtu (15/8), sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang kemerdekaan.

Pada Senin (17/8), akan digelar upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan dan penurunan bendera pusaka di Istana Merdeka, Jakarta.

Juri mengatakan masyarakat kembali diberi kesempatan mengikuti upacara secara langsung melalui mekanisme "perang tiket".

"Nanti kami juga akan melaksanakan war tiket bagi masyarakat yang ingin mengikuti upacara detik-detik proklamasi di Istana Merdeka," ujarnya.

Dia mengatakan upacara tersebut ditargetkan dihadiri sekitar 8.100 orang, menyesuaikan angka HUT ke-81 RI.

Load More