- Warga Kampung Ledoksari Sleman mendaur ulang galon plastik bekas menjadi dekorasi kemerdekaan sejak dua bulan lalu.
- Sebanyak 25 kepala keluarga bergotong royong secara swadaya menciptakan ornamen bercahaya demi mengurangi sampah lingkungan.
- Inisiatif kreatif tersebut berhasil memperindah lingkungan sekaligus mulai membuka peluang ekonomi kreatif bagi warga setempat.
Tahun ini, warga memperkirakan lebih dari seratus galon bekas digunakan untuk membuat berbagai dekorasi. Kini, gang kampung itu berubah menjadi lorong yang menarik perhatian siapa pun yang melintas.
Tak hanya indah dipandang pada siang hari, hiasan dari galon bekas itu juga dirancang khusus dengan instalasi lampu di dalamnya sehingga memancarkan cahaya yang indah saat malam tiba.
Dari Pesan Lingkungan hingga Peluang Ekonomi
Di balik semarak warna-warni ornamen kemerdekaan, ada misi penting yang ingin disampaikan warga Ledoksari, yakni mengurangi sampah plastik dan mendorong pengelolaan lingkungan yang lebih baik. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat efektivitas peran bank sampah lokal di Karangbendo.
"Jadi daripada mubazir kan kita ambil positifnya. Ini juga untuk bisa kita (manfaatkan) ya untuk acara 17-an, juga mengurangi sampah plastik," tandasnya.
Selain berdampak pada lingkungan, kreasi berbahan galon bekas ini juga mulai membuka peluang ekonomi kreatif. Tak sedikit warga dari luar kampung yang tertarik dan berniat membeli dekorasi buatan warga untuk dijadikan pot tanaman maupun hiasan rumah.
"Bisa kalau misal ada orderan, laku kemarin, ini loh udah pada dipesan. Tapi kita enggak bisa jual, kita bisanya indent nanti, soalnya buatnya lama, sesuai pesanan," ucapnya.
Warga lainnya, Bu Sum (54), menyampaikan harapannya terhadap keberlanjutan gerakan lingkungan dan kreativitas warga tersebut.
"Ya intine ini untuk memajukan bank sampah kita di Kampung Karangbendo sini, siapa tahu besok bisa lebih berkembang," harap Bu Sum.
Bu Sum menuturkan bahwa kunci indahnya dekorasi di Gang Ledoksari terletak pada kolaborasi yang solid antargenerasi. Ibu-ibu biasanya menyumbangkan ide bentuk dan pola, sementara para bapak mengeksekusi pembuatan rangka, pemotongan bahan yang sulit, hingga proses pewarnaan.
Baca Juga: Cegah Kebakaran Susulan, Gulkarmat Jaktim Masih Siagakan Personil di TPS Kramat Jati
"Mengalir begitu saja, (bentuk) bebek itu dari saya idenya, terus suami yang mulai memperbanyak, lukis-lukis, kerja sama lah pokonya," ucapnya.
Melalui sentuhan kreativitas dan semangat gotong royong, warga Ledoksari membuktikan bahwa perayaan kemerdekaan tidak harus dilakukan secara bermewah-mewah.
Tag
Berita Terkait
-
Cegah Kebakaran Susulan, Gulkarmat Jaktim Masih Siagakan Personil di TPS Kramat Jati
-
10 Link Download Logo HUT ke-81 RI Versi PNG, Lengkap dengan Cara Mengunduhnya
-
17 Agustus dan Dilema Mengibarkan Bendera: Apakah Kita Benar-benar Merdeka?
-
Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta
-
8 Ide Lomba 17 Agustus untuk Anak-anak di Perumahan, Dijamin Seru dan Heboh!
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pilot Malaysia Airlines Selundupkan 70 Ribu Ekstasi, PDRM Telusuri Rekaman CCTV KLIA
-
Kisah Mantri BRI Bertaruh Nyawa Demi Layanan Perbankan untuk Masyarakat Pulau Kelang
-
Surat Kabar Belanda Sebut Indonesia Menuju Bangkrut, Ada Peran Jokowi?
-
Bahlil Wajibkan Anggota DPR dari Golkar Ikut TOT: Biar Tahu Mana Kepentingan Partai dan Pribadi
-
XL Jadi Jaringan #1 di Indonesia Versi Ookla, Borong Empat Penghargaan
-
Pedagang Bendera Musiman di Jogja Gigit Jari, Instansi Pilih Stok Lama
-
Ajak Demo Turunkan Presiden Lewat TikTok, Wanita di Ciamis Diciduk Polisi
-
Apa Penyebab Wangi Parfum Tidak Tahan Lama di Kulit Kering? Ini 5 Tips agar Awet
-
Duh! PN Solo Tolak Gugatan Gusti Moeng Soal Nama PB XIV, Kabulkan Eksepsi Tergugat
-
Ledakan Dekat Hotel yang Bikin Pemain Vietnam Tak Bisa Tidur Pulas Bukan Ulah Suporter Indonesia