-
Ribuan warga India melatih robot AI dengan merekam aktivitas harian menggunakan kamera kepala.
-
Proyeksi satu miliar robot humanoid pada 2050 mengancam masa depan 490 juta pekerja informal.
-
Lembaga NITI Aayog mendesak perlindungan bagi tenaga kerja informal dari dampak lonjakan otomatisasi.
"Hanya sedikit perhatian, jika ada, yang diberikan pada bagaimana AI dapat melayani 490 juta pekerja informal di India, orang-orang yang membentuk tulang punggung ekonomi kita," tulis NITI Aayog.
Pekerja perangkai bunga di Bengaluru turut serta meramalkan dampak buruk otomatisasi ini. Ia telah menjual data rekaman visual pembuatan karangan bunga dari pinggir jalan.
Ponni telah melakoni profesi pembuat karangan bunga jalanan selama satu dekade terakhir. Perempuan berusia 55 tahun ini khawatir akan nasib generasi penerus di bidangnya.
"Generasi berikutnya… yang mungkin harus melakukan pekerjaan serupa dengan saya, mereka akan menghadapi masalah," kata Ponni.
Laporan NITI Aayog diterbitkan menjelang konferensi tingkat tinggi AI global di India. Dokumen tersebut mendesak tindakan nyata untuk melindungi mata pencaharian masyarakat kelas bawah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Review 3 Pilihan Lip Serum yang Bagus untuk Memerahkan Bibir, Harga Rp20 Ribuan
-
Purbaya Bantah Rumor BI Masuk Kabinet di Bawah Naungan Kemenkeu
-
Senyum Puas Pelatih Asal Korsel Lihat Timnas Indonesia Dipecundangi Vietnam
-
Selamat Datang di Era Attention Economy: Ketika Kebenaran Kalah Penting dari Sensasi Viral
-
El Nino 2026 Ancam Pertanian, Air Bersih hingga Karhutla
-
Sabet 15 Medali di Malaysia, MMA Indonesia Makin Siap Tempur di Asian Games 2026
-
Buruh India 'Gali Kuburan Sendiri', Ajari Robot AI untuk Gantikan Posisi Pekerjaan Mereka
-
Mazda CX-30 Jadi Mobil Pertama Rakitan Dalam Negeri yang Debut di GIIAS 2026
-
Dari Rp500 Ribu Jadi Skandal Rp24,5 Miliar: Begini Cara "Orang Dalam" Bobol BPJS Ketenagakerjaan
-
Purbaya Bantah Jadi Calon Gubernur BI, Klaim Bersyukur Dikasih Jabatan Menkeu