News / Internasional
Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:40 WIB
Suasana para pedagang beras di Pasar Beras Cipinang, Jakarta, Jumat (20/2).
Baca 10 detik
  • Harga beras di India Selatan melonjak tajam akibat penurunan curah hujan dampaknya El Nino.

  • Pengamat menilai spekulasi pasar dan penimbunan turut memperparah kenaikan harga beras di pasaran.

  • Pemerintah didesak segera melepas cadangan beras nasional dan membagikan subsidi bagi para petani.

“Jadi para penimbun telah membeli dan menimbun serta benar-benar memanfaatkan (situasi) ini. Jika tidak, sama sekali tidak ada alasan mengapa harga beras saat ini harus naik.

“Karena kita memiliki stok penyangga padi yang cukup di gudang-gudang FCI (Food Corporation of India) dan itu seharusnya sudah dilepaskan. Pemerintah seharusnya melepaskannya.”

Pemerintah Karnataka membantah adanya praktik penimbunan beras dan mengaku sedang bernegosiasi dengan para pedagang serta petani. Beberapa negara bagian lain di selatan telah meluncurkan program bantuan beras bersubsidi guna meringankan beban ekonomi warga.

Guna mencegah krisis berlanjut, para ahli mendesak pemerintah segera menyalurkan bantuan bibit serta pupuk bersubsidi bagi petani.

Latar belakang krisis ini berakar dari penurunan curah hujan akibat fenomena El Nino yang mengganggu kalender tanam di India. Pemerintah federal kini dituntut memobilisasi cadangan pangan nasional di gudang Food Corporation of India (FCI) untuk meredam lonjakan harga.

Load More