- Pramono memastikan ibu kota tidak terdampak krisis fiskal daerah pada Jumat, 7 Agustus 2026.
- Sebanyak 79 pemerintah daerah di Indonesia terancam tidak mampu membayar gaji ASN akibat pengalihan pembiayaan PPPK.
- Pemerintah pusat menyiapkan dana bantuan penyeimbang fiskal senilai Rp20,5 triliun untuk menyelamatkan daerah terdampak krisis.
Suara.com - Di tengah gelombang krisis fiskal yang melanda puluhan pemerintah daerah di Indonesia, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan ibu kota tidak terkena dampak serupa.
Pernyataan itu disampaikan Pramono di Balai Kota, Jumat (7/8/2026), menanggapi temuan Komisi II DPR RI bersama Kementerian Dalam Negeri soal 79 pemerintah daerah yang terancam tidak mampu membayar gaji dan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN maupun PPPK.
Pramono menegaskan, seluruh kewajiban Pemprov DKI Jakarta terhadap pegawainya sejauh ini masih berjalan sebagaimana mestinya.
"Apakah Jakarta terdampak atau nggak, alhamdulillah Jakarta hal yang berkaitan dengan kewajiban pemerintah terhadap ASN-nya, alhamdulillah semuanya terpenuhi dengan baik," kata Pramono.
Berdasarkan hasil asesmen dan pemetaan fiskal Komisi II DPR RI bersama Kemendagri, ke-79 daerah tersebut mengalami krisis akibat ketergantungan tinggi pada dana transfer pusat yang mencapai hampir 90 persen dari postur APBD mereka.
Beban keuangan daerah semakin berat setelah pembiayaan gaji PPPK yang sebelumnya disokong APBN kini dialihkan sepenuhnya ke APBD masing-masing daerah.
Sejumlah daerah bahkan dilaporkan hanya sanggup membayar TPP pegawainya dalam hitungan bulan saja sejak awal tahun ini, dengan Maluku Utara menjadi salah satu wilayah yang terpaksa memotong TPP mulai dari staf hingga pejabat eselon.
Merespons kondisi tersebut, pemerintah pusat melalui Kemendagri dan Kementerian Keuangan menyiapkan sejumlah langkah penyelamatan, mulai dari audit efisiensi anggaran hingga percepatan penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH).
Kemendagri memetakan kebutuhan anggaran khusus untuk menyelamatkan 79 pemda tersebut berkisar Rp3,5 triliun hingga Rp3,7 triliun, sementara skema penguatan kapasitas fiskal secara menyeluruh diperkirakan menyentuh angka Rp14 triliun.
Baca Juga: Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Kementerian Keuangan pun menyiapkan alokasi bantuan penyeimbang fiskal yang lebih luas senilai Rp20,5 triliun bagi ratusan daerah, termasuk 79 pemda prioritas, demi menjamin kepastian penggajian ASN dan PPPK.
Di tengah situasi tersebut, pernyataan Pramono menjadi kabar baik bagi ratusan ribu ASN dan PPPK di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang tidak perlu mencemaskan nasib gaji dan TPP mereka.
Berita Terkait
-
Jauh dari Kampung, Warga Menteng Jaya Ragu Pindahkan Liga Aspal ke RPTRA Borobudur
-
Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS
-
Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
-
Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel
-
Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok