"Alhamdulillah anak ini bisa survive, bisa mempunyai kepercayaan diri. Setelah kami tahu kelebihan yang ada, dia mempunyai kemampuan luar biasa di vokal dan kemampuan Bahasa Inggris juga sangat luar biasa," kata Widyawati.
Kemampuan itu ditunjukkan Karmila di hadapan Gus Ipul. Ia menyanyikan lagu Laskar Pelangi dan berdialog menggunakan Bahasa Inggris bersama temannya. Karmila yang baru menjalani operasi kaki sekitar dua minggu lalu juga mengaku merasakan perubahan pada dirinya.
"Senang. Karena kayak akunya udah mau kayak orang biasa," ujar Karmila.
Karmila bercita-cita menjadi dokter dan ingin melanjutkan pendidikan hingga ke Amerika Serikat. Kepada adik-adik kelasnya di Sekolah Rakyat, ia berpesan agar terus bersemangat mengejar masa depan.
"Kalian harus tetap semangat karena jalan menuju masa depan tidak mudah dan kalian harus menanamkan bahwa Sekolah Rakyat itu bisa membimbing kalian dengan baik. Kalian harus saling menjaga karena Sekolah Rakyat mengajak kita untuk saling menghargai dan saling toleransi," katanya.
Perubahan para siswa juga dirasakan Andi Sudirman. Ia mengenang kondisi anak-anak ketika pertama kali masuk Sekolah Rakyat yang masih canggung dan datang dengan berbagai keterbatasan. Kini, mereka mulai berani menunjukkan kemampuan dan memiliki cita-cita.
"Anak-anak kita di sini luar biasa. Dari anak-anak yang sebelumnya bukan siapa-siapa, sekarang menjadi seseorang yang memiliki cita-cita ke depan," kata Andi Sudirman.
Andi Sudirman turut menceritakan bahwa ayahnya pernah mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat pada masa lalu sebelum kemudian menjadi tentara.
"Bapak saya juga alumni Sekolah Rakyat, SR dulu juga pernah ada. Dari bapak yang alumni SR, kemudian jadi tentara, dan anak-anaknya ada yang gubernur, ada bupati, dan ada menteri," ujarnya.
Baca Juga: Temui Wamensos, Empat Bupati Siap Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen
Dalam kunjungan tersebut, Gus Ipul juga disambut berbagai penampilan siswa, mulai dari paper mob yang melibatkan 190 siswa, baris variasi, karate, silat, pidato dalam Bahasa Inggris, Arab, Jepang dan Mandarin, Tari A'Bulo, Tari Empat Etnis, hingga paduan suara. ***
Berita Terkait
-
Temui Wamensos, Empat Bupati Siap Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen
-
Kemensos Bentuk TP2SR, Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen
-
Kemensos Kebut Penelusuran 1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judi Online
-
Wamensos Cek Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Probolinggo, Kuansing dan Polewali Mandar
-
Gus Ipul Tekankan Tiga Prioritas Pengelolaan Sekolah Rakyat
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus