-
Gempa magnitudo 7,4 menewaskan sedikitnya 111 jiwa dan melukai 87 warga Colombia.
-
Penyanyi Shakira mengajak seluruh masyarakat Colombia bersatu membantu korban terdampak gempa bumi.
-
Presiden Abelardo de la Espriella memprioritaskan pencarian korban selamat di bawah reruntuhan bangunan.
Suara.com - Penyanyi Shakira menyerukan aksi solidaritas nasional setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 meluluhlantakkan Kolombia dan menewaskan sedikitnya 111 orang.
Pesan emosional tersebut disampaikan penyanyi kelahiran Barranquilla ini sebagai bentuk dukungan moral bagi para korban yang tengah mengalami masa-masa sulit.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Shakira menegaskan komitmen masyarakat Colombia untuk saling membantu di tengah situasi darurat bencana.
"Hati saya bersama semua orang yang merasakan gempa hari ini dan bersama keluarga yang sedang melewati masa-masa kecemasan," tulis Shakira.
"Di saat-saat seperti ini, kita warga Colombia tahu bagaimana cara bersatu dan saling mendukung. Seluruh kekuatan dan cinta saya untuk tanah air saya. Mari kita berpelukan erat dan tetap pantau petunjuk agar kita dapat membantu sesegera mungkin," tambahnya.
Bagaimana Dampak Kerusakan Akibat Gempa Dahsyat Ini?
Presiden Colombia Abelardo de la Espriella mengonfirmasi bahwa dampak kerusakan akibat guncangan hebat ini sangat masif di berbagai wilayah.
Selain korban jiwa yang terus bertambah, tercatat setidaknya 87 orang mengalami luka-luka serta puluhan bangunan hancur rata dengan tanah.
Data resmi pemerintah mencatat 61 bangunan runtuh dan 1.575 rumah pemukiman warga mengalami kerusakan parah.
Baca Juga: Gubernur Choco: Gempa Bumi M 7,4 Kolombia Sebabkan Kerusakan Signifikan
Fasilitas publik pun tidak luput dari dampak buruk guncangan, meliputi 18 pusat kesehatan, 52 lembaga pendidikan, dan 17 pusat komunitas.
Kerusakan infrastruktur jalan di 18 titik juga sempat menyulitkan akses mobilitas bantuan ke lokasi terdampak.
Bagaimana Langkah Penanganan Darurat Pemerintah Colombia?
Tim penyelamat dari berbagai daerah kini berpacu dengan waktu untuk mengevakuasi warga yang tertimbun puing-puing bangunan.
Pemerintah menetapkan fokus utama saat ini adalah menyelamatkan nyawa korban yang masih terjebak di dalam reruntuhan.
"Prioritasnya adalah mencoba menyelamatkan orang-orang yang masih berada di bawah reruntuhan," ujar Presiden de la Espriella.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai