Upaya tersebut meliputi peningkatan pengawasan dan transparansi laporan, penerapan model sirkular, penggunaan material yang bisa didaur ulang, termasuk inovasi bahan baku yang lebih ramah lingkungan.
Linnenluecke menerangkan bahwa langkah-langkah tersebut tidak sekadar membantu menekan lebih banyak pencemaran mikroplastik, melainkan juga berpeluang meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap perusahaan.
"Bisnis yang transparan secara kredibel tentang jejak mikroplastik mereka dan menyelaraskan praktik pemasaran dengan komitmen pengurangan yang sebenarnya akan lebih mampu membangun ekuitas merek yang tahan lama," katanya.
Ia juga menambahkan, jika perusahaan tidak segera beradaptasi justru lebih berisiko menghadapi tekanan yang jauh lebih besar seiring meningkatnya perhatian publik terhadap isu mikroplastik.
"Mereka yang tidak menghadapi peningkatan risiko reputasi dan litigasi seiring dengan meningkatnya kesadaran dan semakin ketatnya tuntutan transparansi informasi," tambahnya.
Linnenluecke memandang perubahan yang terjadi dalam rantai pasok dengan melibatkan penggunaan plastik merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari.
"Pertanyaannya bukanlah apakah rantai pasokan yang melibatkan plastik akan berub, tetapi seberapa cepat perubahan itu terjadi dan siapa yang akan memimpinnya," pungkasnya, dikutip dalam laman Phys.org, Kamis (6/8).
Penulis: Chairunisa
Baca Juga: Jumhur Hidayat Ingin Pemulung Dimuliakan, Sebutan Bakal Diubah Jadi 'Pemilah Sampah'
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Petani Tembakau Dapat Kabar Buruk dari Wacana Aturan Pembatasan Nikotin
-
GEMPAR Ramaikan Pasar Balangan, Kuatkan Pedagang Lepas dari Jerat Rentenir
-
Jurnal Jo: Sulitnya Jadi Remaja, Kebelet Dewasa tapi Daya Tak Mampu!
-
Terungkap, Ratusan Senjata Angin di Sekolah Jaksel Berawal dari Olahraga Air Rifle
-
Hutan Bakau Dunia Tambah 2.000 kilometer Persegi Sejak 2010, Mampukah Kurangi Ancaman Krisis Iklim?
-
Persiapan HUT RI ke-81: Istana Kirim Undangan ke Mantan Presiden, Pendaftar Tembus 336 Ribu
-
Cara Pakai Peeling Serum Viva yang Benar, Bolehkah Digunakan Setiap Hari?
-
Kado HUT RI ke-81, Gubernur Khofifah Diskon Tarif Trans Jatim untuk Semua Rute Selama Sepekan
-
Polisi Ungkap Peredaran 3,2 Kg Ganja di Kampus, 3 Orang Ditangkap
-
Driver Ojol Bingung Soal Status UMKM: Kalau Cuma Buat Pinjam Uang, Sudah Ada Gopay!