News / Metropolitan
Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:23 WIB
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin. [Suara.com/Polda Metro Jaya]
Baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya menetapkan empat tersangka kasus penistaan agama terkait tantangan hafalan surah berhadiah minuman keras di Ancol.
  • Peristiwa tersebut terjadi pada acara Festival Musik Sound Project di Jakarta Utara dan videonya sempat viral di media sosial.
  • Polisi telah menahan dua tersangka, menyita barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi dan beberapa ahli terkait perkara itu.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat tetap tenang dan memberikan ruang kepada penyidik untuk menuntaskan penanganan perkara secara profesional, objektif, dan berdasarkan alat bukti.

“Kami mengimbau masyarakat tidak menyebarkan ulang konten tersebut dengan narasi yang provokatif maupun melakukan tindakan di luar prosedur hukum,” tandas Budi.

Sebelumnya, polisi menangkap dua orang terduga pelaku dugaan penistaan agama terkait dengan tantangan hafalan surah Ad-Duha berhadiah minuman keras (miras) di acara Festival Musik Sound Project di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

"Pelaku penistaan saat ini sudah diamankan di Polres Metro Jakarta Utara," kata Plh Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Oki Waskito, kepada wartawan, Rabu (12/8/2026).

Dua orang tersebut merupakan perempuan berinisial R dan laki-laki berinisial E. Namun, ia belum mengungkap peran keduanya. Sebab, tidak menutup kemungkinan ada pihak lain yang terlibat.

"Rencananya nanti malam akan digelarkan, paling lambat besok karna waktu 24 jam dari tadi pagi untuk menentukan peningkatan menjadi proses sidik," jelasnya.

Diketahui, aksi tantangan hafalan Surat Ad-Dhuha berhadiah minuman keras kepada penonton konser The Sound Project viral di sosial media.

Dalam potongan video yang diunggah akun Instagram Ustaz Dr. Hilmi Firdausi @hilmi.firdausi, tampak seorang perempuan mengikuti tantangan tersebut di booth brand miras.

Perempuan itu kemudian membacakan Surat Ad-Dhuha dari awal hingga akhir tanpa terlihat terputus.

Baca Juga: BMW hingga Senjata Api Disita dari Markas Narkoba Bos Gendut di Kampung Bahari

Setelah perempuan tersebut berhasil menyelesaikan hafalannya, sejumlah sales dan laki-laki yang berada di booth langsung bersorak dan meramaikan suasana.

Salah satu pembawa acara yang ada di booth itu kemudian menanyakan identitas wanita tersebut.

"Temannya mana, temannya yang membacakan surat tadi (Surat Ad Dhuha) mana?. Mau apa mau apa temennya? Pesen," kata perempuan tersebut.

Sementara itu, pihak penyelenggara konser The Sounds Project melalui akun media sosial resminya telah menyatakan sikap kecaman atas kejadian yang terjadi di salah satu booth sponsor, yakni Newport, pada tanggal 9 Agustus 2026.

“Kami sebagai penyelenggara acara turut merasa marah, kecewa, dan mengecam perilaku tersebut. Kami tidak pernah, dan tidak akan pernah, membenarkan perilaku yang menjadikan agama sebagai bahan challenge atau promosi produk dalam bentuk apa pun,” tulis keterangan resmi dari The Sounds Project.

“Kami tegaskan bahwa kejadian tersebut sepenuhnya di luar arahan, persetujuan, dan kendali kami sebagai penyelenggara acara,” sambungnya.

Load More