- Susanah bekerja sebagai penjahit kain majun di Bogor.
- Upah Susanah yang sebenarnya hanya 700 rupiah per kilogram.
- Penghasilan harian Susanah dari menjahit berkisar 14.000 rupiah saja.
Suara.com - Berapa sebenarnya penghasilan Susanah, sosok yang belakangan ramai dibicarakan warganet? Jawabannya jauh dari kesan yang muncul di publik.
Perempuan asal Bogor ini hanya mengantongi upah sekitar Rp700 per kilogram dari pekerjaannya sebagai penjahit kain majun, dengan penghasilan harian yang tak sampai Rp15.000.
Selain sebagai penjahit kain majun, Susanah bekerja sampingan membersihkan alat makan MBG
Nama Susanah mendadak jadi perbincangan hangat di media sosial setelah disebut langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD, Jumat (14/8) lalu.
Dalam pidato tersebut, Presiden menyinggung sosok buruh bernama Susanah yang disebut mengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram.
Pernyataan itu langsung memicu gelombang reaksi di X dan TikTok.
Banyak warganet mempertanyakan kebenaran angka tersebut, sementara sebagian lain menjadikannya bahan candaan soal "pekerjaan impian" bergaji selangit yang jauh melampaui standar upah minimum mana pun.
Namun setelah ditelusuri, fakta di lapangan berbeda jauh dari narasi yang beredar.
Profesi Asli Susanah: Penjahit Kain Majun, Bukan Pengupas Bawang
Baca Juga: Bukan Pengupas Bawah Tapi Penjahit Kain Majun, Profil Susanah Ibu Tangguh dari Bogor
Susanah adalah perempuan berusia 38 tahun, warga Kampung Ciuncal, Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Ia tidak pernah bekerja sebagai pengupas bawang seperti yang disebutkan dalam pidato kenegaraan.
Wina, kakak ipar Susanah, memberikan klarifikasi langsung soal pekerjaan sehari-hari adiknya.
"Dia sehari-hari kerja sebagai penjahit kain majun," ujar Wina, Senin (17/8/2026).
Kain majun merupakan kain perca bekas yang biasa digunakan untuk kebutuhan industri, jauh berbeda dari bawang yang disebut dalam pidato.
Selain menjahit, Susanah juga memiliki pekerjaan sampingan di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Lama Tak Terdengar Kabarnya, Pemain Keturunan Indonesia Ini Bakal Susul Ole Romeny?
-
Hasto Ungkap Alasan Megawati Pilih Upacara di Sekolah Partai Ketimbang Istana
-
Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah
-
Danantara dan BRI Tegaskan Peran Strategis Bangun Ekonomi Indonesia
-
Toyota Siapkan Transmisi Mobil Pengganti Manual
-
Video Viral Pengeroyokan Pelajar SMKN 2 Palembang, Ini 5 Fakta yang Terungkap
-
Digadang-gadang Jadi Surga Dunia, Forest City Malaysia Kini Kota Hantu Markas Para Penipu
-
HUT ke-81 RI, BRI Perkuat UMKM dan Inklusi Keuangan Nasional
-
Diserap untuk MBG, Harga Ayam Justru Meroket Jadi Rp38.000/kg
-
KDM Soroti Layanan Dasar dan Ketimpangan di HUT Ke-81 RI