News / Internasional
Senin, 17 Agustus 2026 | 16:07 WIB
Proses evakuasi oleh tim SAR pascagempa di Flores, Sabtu (15/8/2026). ANTARA/ho-Kantor Sar Maumere
Baca 10 detik
  • Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, pada hari Sabtu pukul 06.13 WITA.
  • Dua warga negara Belanda, Gladys Victoria dan Mark van Roy, merasakan pengalaman mengerikan akibat guncangan gempa yang merusak bangunan hotel.
  • Setelah guncangan mereda, kedua warga negara Belanda tersebut berhasil menyelamatkan diri dan meninggalkan Pulau Flores menuju Bali.

Kondisi tersebut membuat mereka tidak bisa langsung keluar dari gedung.

Setelah guncangan mereda, keduanya akhirnya turun dan keluar dari hotel.

Dari luar, Van Roy baru melihat tingkat kerusakan bangunan yang cukup parah.

“Itu mengerikan. Hotelnya seperti akan runtuh,” ujarnya.

Keduanya kemudian meninggalkan Flores dan kembali ke Bali, tempat mereka tinggal.

Van Roy mengaku telah mengalami beberapa gempa selama tinggal di Bali selama 19 tahun, tetapi gempa kali ini disebutnya sebagai yang paling kuat.

“Kalau sudah berada di pesawat dan melihat semuanya setelah kejadian, kami berpikir bahwa kami benar-benar selamat,” katanya.

Load More