News / Nasional
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB
Massa dari berbagai organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berkumpul di alun-alun, Jumat (21/8/2026) malam, untuk berdoa menjaga perdamaian, kondusifitas serta menolak provokasi.
Baca 10 detik
  • Ormas di Alun-alun Pati menggelar doa bersama pada Jumat malam untuk menjaga kedamaian daerah.
  • Massa membacakan komitmen bersama menolak segala bentuk aspirasi provokatif, intimidatif, dan juga anarkistis.
  • Kegiatan ditutup dengan imbauan menghindari isu menyesatkan serta pernyataan dukungan kepada aparat penegak hukum.

Kiai Majid menegaskan, perbedaan pendapat adalah hal lumrah dalam berdemokrasi. Tapi perbedaan itu bukan lantas dijadikan pembenar bagi perpecahan.

"Kita harus menjaga demokrasi tetap beradab," tegasnya.

Selain mengajak masyarakat untuk waspada terhadap informasi yang belum terverifikasi atau isu menyesatkan, ormas-ormas di Pati ini juga menyatakan dukungannya kepada aparat penegak hukum.

Mereka berharap petugas bertindak profesional, adil, dan tegas dalam menjaga keamanan serta hak konstitusi warga.

"Kami ingin warga memikirkan pembangunan daerah sendiri serta menjaga perdamaian. Karenanya, jangan mudah terlihat aksi di luar daerah yang justru bisa menimbulkan perpecahan," kata dia.

Setelah seluruh rangkaian doa dan pernyataan sikap selesai, massa membubarkan diri dengan tertib. Acara ditutup dengan sesi ramah tamah dan makan bersama antar anggota ormas di sekitar kawasan Alun-alun Pati.

Load More