News / Internasional
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:35 WIB
Innalillahi! Tambang Emas Ilegal Longsor, Lebih dari 100 Orang Tewas [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Lebih dari seratus orang tewas akibat longsor tambang emas ilegal di Desa Zamboye pada 18 Agustus 2026.
  • Pemerintah setempat membuka penyelidikan resmi karena kecelakaan diduga terjadi akibat runtuhnya terowongan bawah tanah tempat penambang bekerja.
  • Operasi pencarian dan identifikasi korban masih terus berlangsung karena jumlah korban jiwa berpotensi untuk bertambah.

Runtuhnya tambang emas Zamboye bukan kecelakaan pertama yang menelan banyak korban jiwa di Republik Afrika Tengah.

Aktivitas pertambangan skala kecil atau artisanal mining menjadi sumber penghidupan bagi ribuan orang, tetapi sebagian besar kegiatan berlangsung dengan pengawasan dan perlengkapan keselamatan yang terbatas.

Pada Juni 2026, longsor serupa di lokasi tambang emas Be-Mbari, yang juga berada di perbatasan Republik Afrika Tengah dan Kamerun, menewaskan puluhan orang.

Sebelumnya, longsor di tambang Ngourroum pada pertengahan Maret menewaskan tujuh orang.

Sementara kecelakaan tambang di Gordi, wilayah timur laut negara itu, pada Februari menyebabkan 20 orang meninggal dunia.

Load More