- Polda Metro Jaya menangkap dua tersangka berinisial TP dan C di Pamulang dengan barang bukti lima kilogram sabu.
- Penangkapan dilakukan pada Selasa (7/4/2026) setelah narkoba dikirim dari Iran melalui jalur udara di Bandara Soekarno-Hatta.
- Pihak kepolisian menahan kedua tersangka untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap jaringan internasional yang mengendalikan peredaran tersebut.
Suara.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar jaringan narkotika internasional asal Iran. Dua tersangka berhasil ditangkap di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan dengan barang bukti sabu seberat hampir 5 kilogram yang dikirim melalui jalur udara.
Kanit 5 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Iptu Andri Fajar menyebut kedua tersangka berinisial TP (32) dan C (31) tersebut ditangkap pada Selasa (7/4/2026).
Selain narkotika, polisi juga mengamankan alat pendukung peredaran lainnya seperti timbangan elektrik.
“Jika ditotal mencapai hampir 4.874 gram, serta sejumlah barang bukti lain seperti timbangan elektrik, telepon genggam, dan plastik klip kosong,” ujar Andri kepada wartawan, Selasa (14/4/2026).
Berdasar hasil penyelidikan, terungkap bahwa peredaran sabu ini dikendalikan langsung oleh warga negara asing (WNA) yang berada di Iran.
Modus yang digunakan adalah pemesanan langsung oleh tersangka, yang kemudian dikirimkan menggunakan jasa kurir melalui Bandara Soekarno-Hatta.
“Ini adalah kejahatan internasional di mana barang bukti tersebut dikirim dari Iran melalui kurir melewati Bandara Soekarno-Hatta,” jelas Andri.
Kekinian, kedua tersangka beserta barang bukti telah ditahan di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap jaringan yang lebih luas.
Andri juga meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap peredaran gelap narkotika di lingkungan sekitar.
Baca Juga: Sambil Menangis, Aboe Bakar PKS Minta Maaf ke Ulama dan Warga Madura Terkait Isu Narkoba
“Kami menghimbau Kepada seluruh masyarakat Mari kita bekerjasama untuk mencegah peredaran narkoba di manapun berada,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan