Pemerintah Umumkan Bayi Baru Lahir - Remaja Dapat Uang Rp 975 Juta, Mulai 1 April 2027 di Singapura

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:18 WIB
Ilustrasi bayi baru lahir (pexels/Rene Terp)
  • Singapura meluncurkan skema SG Child Support Package untuk menggantikan skema Baby Bonus lama.

  • Setiap anak Singapura diproyeksikan menerima total bantuan finansial sebesar 70.000 dollar hingga usia 17 tahun.

  • Skema bantuan bertahap ini berlaku penuh bagi anak yang lahir mulai 1 April 2027.

Suara.com - Pemerintah Singapura resmi merombak total sistem dukungan dana anak dengan menyiapkan bantuan dana jangka panjang hingga mereka menginjak usia 17 tahun. Nilai bantuan uang sampai Rp 975 juta.

Langkah revolusioner ini memangkas ketimpangan skema lama yang membedakan besaran bantuan berdasarkan urutan kelahiran anak dalam keluarga.

Program bertajuk SG Child Support Package ini menjadi amunisi baru Perdana Menteri Lawrence Wong untuk menjamin kesejahteraan generasi muda secara menyeluruh.

Dikutip dari CNA, melalui skema teranyar ini, setiap anak berhak mengantongi kredit tahunan sebesar 2.000 dollar Singapura sejak berumur 1 hingga 16 tahun.

Kepastian insentif berkala tersebut dirancang agar orang tua dapat memenuhi kebutuhan tumbuh kembang buah hati tanpa terbebani masalah finansial harian.

Pemerintah lokal juga menyuntikkan dana Edusave tambahan secara berkala selama anak menempuh pendidikan dasar serta menengah.

Memasuki umur 17 tahun, rekening pendidikan pascasekolah menengah anak akan menerima injeksi dana segar sebesar 10.000 dollar Singapura.

Secara kumulatif, total akumulasi dana bantuan yang dialokasikan untuk setiap anak Singapura mencapai sekitar 70.000 dollar Singapura.

Angka ini melonjak tajam dibanding skema terdahulu yang hanya memberikan bantuan berkisar 27.500 hingga 56.500 dollar Singapura per anak.

Kebijakan baru ini dipastikan berlaku penuh bagi seluruh bayi yang lahir mulai 1 April 2027 mendatang.

Anak-anak yang lahir sebelum April 2027 atau berusia 1 hingga 17 tahun pada 2026 tetap mendapatkan penyesuaian manfaat sesuai kelompok usianya.

Kebijakan penguat kesejahteraan keluarga ini menjadi penanda penting dalam pergeseran fokus bantuan sosial yang ditawarkan oleh pemerintah Singapura.

Perubahan skema ini diumumkan langsung dalam pidato National Day Rally yang menjadi panggung penyampaian arah kebijakan strategis negara.

Langkah ini mempertegas komitmen Singapura dalam merespons tantangan demografi serta menopang beban hidup warganya di masa depan.

Inisiatif dukungan anak ini melengkapi rangkaian agenda jangka panjang pemerintah yang mencakup sektor teknologi hingga pengembangan kawasan kepulauan luar.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com