- Damkarmat Makassar mengerahkan tiga armada untuk memadamkan kebakaran lahan kosong di kawasan Tallasa City pada Senin malam.
- Kebakaran yang menghanguskan semak dan rumput seluas 5.000 meter persegi tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
- Petugas berhasil menguasai api pada pukul 20.30 WITA dan melakukan pemantauan lanjutan untuk memastikan keamanan lokasi.
Suara.com - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Makassar masih memantau bekas lokasi kebakaran lahan kosong seluas sekitar 5.000 meter persegi di kawasan Tallasa City, Kecamatan Tamalanrea, Sulawesi Selatan.
Kebakaran terjadi pada Senin (24/8/2026) malam sekitar pukul 18.35 WITA. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Api hanya membakar rumput dan semak-semak yang berada di lahan milik PT Parangloe Indah.
Kepala Damkarmat Makassar Fadli Wellang mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tiga armada setelah menerima laporan kebakaran.
"Saya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 18.35 WITA, segera kami kerahkan tiga armada ke lokasi. Yang terbakar adalah rumput dan semak-semak di lahan kosong seluas kurang lebih 5.000 meter persegi," ujarnya.
Menurut Fadli, kobaran api sempat terlihat besar sehingga membuat warga panik. Kondisi tersebut dipengaruhi minimnya penerangan di sekitar lokasi dan waktu kejadian yang berlangsung pada malam hari.
Meski api membakar ilalang dan semak kering, petugas dapat melakukan pemadaman dengan cepat sehingga api tidak menjalar ke area lain.
"Apinya cepat karena material berupa rumput kering, pas tinggi, makanya terlihat heboh di video. Tapi penanganannya cepat dan sekarang sudah padam. Tapi kami pantau terus," kata Fadli.
Api berhasil dikuasai sekitar pukul 20.30 WITA. Sebanyak 14 personel dikerahkan dalam proses penanganan, terdiri atas 10 petugas pemadam kebakaran dan empat personel rescue.
Setelah api dipadamkan, petugas melakukan pemeriksaan untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
"Penanganannya cepat, karena lahan kosong dan tidak ada kendala yang cukup berarti. Setelah api dikuasai, petugas melakukan penanganan lanjutan untuk memastikan tidak ada titik api yang dapat kembali memicu kebakaran,” ucap Fadli.
Petugas dan seluruh armada meninggalkan lokasi sekitar pukul 20.40 WITA setelah memastikan kondisi aman. Damkarmat Makassar juga tetap berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan dan kecamatan setempat untuk memantau kondisi lokasi.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kebakaran tersebut.