News / Nasional
Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:11 WIB
Juru Bicara Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua Komisi XIII DPR Sugiat Santoso. [Ist]
Baca 10 detik
  • Partai Gerindra di Jakarta pada Selasa (25/8/2026) menegaskan tetap fokus mengawal program Presiden Prabowo Subianto.
  • Gerindra menyatakan tidak terpengaruh oleh pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi tentang potensi percepatan pemilu sebelum 2029.
  • Sugiat Santoso menyampaikan bahwa partainya belum membahas Pemilu 2029 karena masih terlalu dini untuk didiskusikan.

Suara.com - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menegaskan terus fokus mengawal dan menyukseskan program Presiden Prabowo Subianto yang mengedepankan kepentingan rakyat dan menegaskan tak terpengaruh terhadap pernyataan yang disampaikan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi.

Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso menegaskan tidak ada pembicaraan terkait Pemilu 2029 di internal partainya tersebut. Adapun sebelumnya, Budi Arie menyampaikan ada potensi percepatan pemilu sebelum 2029.

"Kami fokus menyukseskan program Pak Prabowo, tidak ada pembahasan untuk 2029, masih jauh untuk dibahas," kata Sugiat dalam keterangan di Jakarta, sebagaimana dilansir Antara, Selasa (25/8/2026).

Menurut dia, bagi Gerindra, mengamankan dan mengawal program-program Presiden Prabowo jauh lebih penting ketimbang membahas Pemilu 2029. Terlebih lagi, dia menilai pembahasan politik masih terlalu dini untuk dibahas.

Di sisi lain, dia pun meminta publik mempertanyakan langsung ke Budi Arie terkait pernyataan percepatan pemilu sebelum 2029 tersebut.

"Hanya Budi Arie yang tahu sendiri maksudnya apa, silakan ditanya ke yang bersangkutan, kita tidak terpengaruh," ucap Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI itu.

Gerindra, kata dia, akan terus mengawal pemerintahan Prabowo agar program-program yang telah dicanangkan dapat berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebelumnya, beredar rekaman video di media sosial yang memperlihatkan Budi Arie berbicara di samping Presiden Ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo, mengenai kemungkinan momentum politik dan pemilu berlangsung lebih cepat.

Pernyataan tersebut pun menjadi perhatian publik dan memunculkan berbagai spekulasi mengenai arah politik nasional.

Baca Juga: Guyon Politik Bahlil: Presiden Gerindra, Menteri Golkar, Tapi Proyeknya di 'Kandang Merah'

Load More