- Ketua Umum FORMASI Jalih Pitoeng mendesak polisi memeriksa Budi Arie di Jakarta Selatan pada Rabu (26/8/2026).
- Pemeriksaan tersebut diminta karena pernyataan Budi Arie mengenai percepatan pemilu berpotensi memicu tindakan makar terhadap pemerintah.
- Ketua Umum Rampas Setia 08 T. Helmi mengecam pernyataan Budi Arie dan menegaskan dukungan penuh bagi masa jabatan Prabowo.
Suara.com - Ketua Umum Forum Aliansi Masyarakat Antikorupsi (FORMASI) Jalih Pitoeng menilai ada potensi makar dari pernyataan Budi Arie soal 'patahan sejarah' hingga spekulasi mengenai percepatan pemilihan umum (pemilu) sebelum 2029.
Oleh karena itu, Jalih meminta aparat kepolisian untuk memeriksa Budi Arie yang juga mantan Menteri Koperasi tersebut atas pernyataannya yang viral.
"Menurut saya, saya berkeyakinan kuat bahwa ini berpotensi makar. Kenapa? Karena disebutkan dalam penggalan kalimat tersebut, insting saya mengatakan kalau tidak salah, insting saya mengatakan bahwa pemerintahan ini tidak sampai pada waktunya," kata Jalih mengungkang pernyataan Budi Arie dalam diskusi dan konferensi pers "Menjaga Stabilitas dan Kondusivitas Nasional di Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (26/8/2026).
Jali menegaskan ia selaku relawan militan Prabowo yang tergabung di Persaudaraan Tapol/Napol, mendukung penuh pemerintahan Prabowo sampai masa akhir masa baktinya berakhir.
"Kita dukung sampai masanya berakhir. Ya, di mana kita punya budaya di Indonesia dua periode, ya kita ikuti dua periode. Oke? Di mana Pak Prabowo diberi kesempatan untuk memperbaiki yang kurang dan menyempurnakan yang belum sempurna," kata Jalih.
Sebut Budi Arie Nafsu Berkuasa
Ketua Umum DPP Rampas Setia 08 Berdaulat, T. Helmi, yang menjadi relawan Prabowo Subianto, mengecam pernyataan Budi Arie yang berspekulasi akan adanya percepatan pemilihan umum (pemilu) sebelum 2029.
Helmi mempertanyakan kapasitas Ketua Umum Projo tersebut. Ia menuding Budi Arie hanya sedang mencari kekuasaan.
"Emang Budi Arie itu siapa sih dia? Apa yang pernah dia lakukan di bangsa dan negara ini? Nggak ada itu budi arie. Dia cuma nafsu, hanya ingin berkuasa terus," kata Helmi dalam diskusi dan konferensi pers "Menjaga Stabilitas dan Kondusivitas Nasional di Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (26/8/2026).
Baca Juga: Relawan Prabowo Kecam Budi Arie soal Spekulasi Percepatan Pemilu, Helmi: Lu Jual Kami Beli!
Helmi mengingatkan bagwa saat ini pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto tengah bekerja melayani rakyat hingga turun ke bawah.
"Sedangkan Budi Arie ini hanya otaknya kekuasaan. Kami dari Rampas Setia 08 mengecam pernyataan Budi Arie, lu jual kami beli," kata Helmi.
Sembari menunjuk, Helmi lantas mengingatkan kepada mantan Menteri Koperasi dan mantan Menkominfo tersebut bahwa Prabowo akan menyelesaikan masa jabatan presiden sesuai dengan waktunya. Bahkan Helmi berkeyakinan Prabowo menjabat hingga dua periode.
"Eh Budi Arie saya ingatkan ya kepada Anda, Pak Prabowo itu dua periode. Presiden H. Prabowo dua periode, eh Budi Arie kamu dengar ini. Ini pernyataan saya Ketua Umum Rampas cuma itu," kata Helmi.
Helmi turut memperingatkan Budi agar tidak bertindak semena-mena seolah bisa mengatur negara. Ia juga memastikan bahwa Rampas akan selalu berada untuk membela Prabowo.
"Jangan macam-macam kamu di negara ini seakan akan kamu bisa mengatur negara ini. Emang lu siapa? Apa yang pernah kamu lakukan untuk negara ini? Kami tantang kamu. Kamu selalu berada bersama Praabowo walaupun nyawa taruhannya," kata Helmi.
Berita Terkait
-
Relawan Prabowo Kecam Budi Arie soal Spekulasi Percepatan Pemilu, Helmi: Lu Jual Kami Beli!
-
Tak Mau Seret Jokowi, Budi Arie Siap Bertanggung Jawab Terkait Isu Percepatan Pemilu
-
Akui Picu Kegaduhan Soal Spekulasi Pemilu Dipercepat, Budi Arie: Saya Siap Terima Konsekuensi
-
Budi Arie Minta Maaf Usai Pancing Polemik Pemilu Dipercepat: Murni Analisa Pribadi Saya
-
Budi Arie Minta Maaf Soal Isu Pemilu Dipercepat, Klaim Tak Ada Kaitan dengan Jokowi
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
-
Sibuk Padamkan Api Saat Kebakaran, Akademisi Sebut Negara Pelit Cegah Karhutla
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
Terkini
-
Produksi Minyak RI Jeblok, Baru 578 Ribu Barel!
-
Budi Arie Dituding Makar, Relawan Prabowo Desak Polisi Periksa Soal 'Patahan Sejarah'
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri
-
Jejak Digital Bripka E Pelaku Pelecehan Seksual Viral: Tak Dipecat karena Pendakwah
-
Geothermal Gunung Ungaran Ditargetkan Beroperasi 2031, Pengeboran Mulai 2028
-
Banyak Keluhan Akun WhatsApp Diblokir Sepihak, Kemkomdigi Panggil Meta Minta Penjelasan
-
Pihak Swasta Diduga Beri Mobil Hingga Rumah Mewah ke Pejabat Kota Bengkulu
-
Besok Ada Demo Besar di DPR, Puan Maharani Buka Suara: Akan Kami Terima
-
Sebelum Siswa Makan MBG, Guru Kini Wajib Cicipi Terlebih Dahulu dan Bakal Digaji
-
Keindahan Visual dan Hangatnya Surat Masa Lalu dalam Animasi Your Letter