News / Nasional
Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:03 WIB
Puluhan anak sekolah turut ikut aksi di DPR. [Suara.com/Adiyoga]
Baca 10 detik
  • Aliansi Masyarakat Pati Bersatu membubarkan diri dari Kompleks DPR RI Jakarta pada Kamis setelah mendapat komitmen tertulis.
  • Pimpinan parlemen berjanji mengesahkan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset paling lambat tanggal 15 Desember tahun 2026 mendatang.
  • Kelompok mahasiswa dan pelajar kemudian melanjutkan aksi unjuk rasa di lokasi yang sama secara bergelombang.

Suara.com - Kawasan Gedung DPR/MPR RI di Senayan, Jakarta Pusat, menjadi saksi pergantian gelombang massa aksi yang menyuarakan aspirasi pada Kamis (27/8/2026).

Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) mengawali pergeseran massa dengan membubarkan diri secara teratur setelah audiensi mereka diterima pimpinan parlemen.

Kepulangan rombongan asal Pati ini dilakukan menyusul adanya komitmen tertulis mengenai pengesahan RUU Perampasan Aset paling lambat 15 Desember 2026.

Koordinator AMPB, Supriyono alias Botok, sempat menantang tanggung jawab moral para pimpinan DPR sebelum massa benar-benar meninggalkan lokasi.

"Seperti contoh, maaf Pak Dasco, beliau siap mengundurkan diri, Pak Saan juga siap mengundurkan diri, dan Pak Cucun juga siap mengundurkan diri jika berita acara tersebut, kesepakatan tersebut tidak terealisasi," tantangnya.

Massa AMPB pun berangsur meninggalkan area unjuk rasa mulai pukul 11.55 hingga 14.30 WIB dengan semboyan "dari Pati pulang dulu".

Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok. (Suara.com/Adiyoga)

Gelombang aksi di depan gerbang parlemen kemudian berlanjut saat massa gabungan kelompok sipil dan mahasiswa tiba sekitar pukul 14.00 WIB.

Kedatangan kelompok mahasiswa sempat tertahan di sisi jalan layang dekat Senayan Park oleh barikade petugas keamanan hingga membuat situasi sempat memanas di titik tersebut.

Aparat akhirnya memperkenankan massa sipil dan mahasiswa bergerak merapat ke depan kompleks parlemen untuk berorasi pada pukul 14.36 WIB.

Baca Juga: Hampir Babak Belur! Copet dan Pembawa Sajam Diringkus Saat Demo AMPB di Depan DPR

Suasana di sekitar Senayan semakin dinamis ketika puluhan anak sekolah menyusul hadir di lokasi sekitar pukul 15.10 WIB.

Para pelajar ini melengkapi rangkaian pergeseran massa dengan mengibarkan bendera Merah Putih sembari melantunkan lagu "Tanah Airku" secara khidmat.

Massa warga Pati yang sebelumnya memadati kawasan DPR pun berangsur berganti dengan kelompok mahasiswa dan pelajar yang menyampaikan tuntutan masing-masing.

Load More