- Anggota Bawaslu Totok Hariyono menyatakan Jerman meninggalkan e-voting karena masalah kontrol masyarakat.
- Pernyataan tersebut disampaikan Totok di Pangandaran, Jawa Barat, pada hari Jumat, 4 September 2026.
- Totok menilai penerapan e-voting di Indonesia memerlukan kesiapan teknologi serta pemahaman masyarakat yang merata.
Suara.com - Anggota Bawaslu RI Totok Hariyono menekankan soal aspek kontrol masyarakat dalam penerapan e-voting. Dia memberikan contoh Jerman yang disebut telah meninggalkan penggunaan e-voting.
Totok menjelaskan bahwa Jerman meninggalkan sistem tersebut lantaran adanya persoalan terkait kemampuan masyarakat dalam mengontrol proses pemungutan suara.
“Saya pikir kan Bawaslu ini pelaksana undang-undang ya. Kita sudah berikan beberapa masukan bahwa nanti undang-undang yang diputuskan oleh Dewan, kita akan melaksanakan itu, Bawaslu siapapun nantinya,” kata Totok di Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (4/9/2026).
“Tapi berkaitan dengan e-voting tadi menarik. Di Jerman itu e-voting itu sudah ditinggalkan,” tambah dia.
Totok menjelaskan bahwa salah satu persoalan mendasar dalam penerapan e-voting ialah memastikan seluruh masyarakat dapat memahami dan mengontrol proses pemilu.
Dia menilai kemampuan tersebut tidak boleh hanya dimiliki oleh orang yang menguasai teknologi informasi, tetapi harus merata di masyarakat.
“Substansi demokrasi itu setiap masyarakat harus mampu mengontrol. Orang yang nggak ahli IT pun harus mampu bisa mengontrol itu,” ujar Totok.
Untuk itu, dia menilai kesiapan Indonesia menerapkan e-voting perlu menjadi diskusi serius baik dari sisi kesiapan penyelenggara pemilu maupun teknologi, maupun kemampuan masyarakat sebagai pemilih.
Lebih lanjut, Totok menilai tantangan pengawasan e-voting bukan hanya berkaitan dengan kemampuan Bawaslu dalam mengawasi proses e-voting tersebut.
Baca Juga: E-Voting di Pemilu 2029 Mulai Dibahas, Bawaslu Ingatkan Kesiapan Geografis Indonesia
Sebab, dia menilai masyarakat juga harus memiliki kemampuan untuk memahami dan mengontrol proses pemilu.
“Orang harus melek digital, nggak hanya Panwas-nya saja, masyarakatnya harus mampu mengontrol,” ucap Totok.
Menurut dia, mekanisme e-voting harus tetap dapat diakses dan dipahami masyarakat yang awam terhadap teknologi.
“Itulah substansi demokrasi yang membedakan kenapa sih demokrasi itu ada kebebasan untuk melakukan kontrol, one man, one vote, one value,” tandas Totok.
Berita Terkait
-
E-Voting di Pemilu 2029 Mulai Dibahas, Bawaslu Ingatkan Kesiapan Geografis Indonesia
-
KPU-Bawaslu Mulai Cicil Tahapan Pemilu 2029, Usul Tambahan Anggaran Ratusan Miliar di DPR
-
Siapkah Indonesia Terapkan E-Voting di Pemilu 2029? Ini Syarat Mutlak dari Komisi II DPR RI
-
Benarkah E-Voting untuk Pemilu Rawan Manipulasi? Pakar IT Ungkap Keunggulan Kertas Suara Manual
-
Kesaksian Akbar Husein soal Tragedi Bawaslu 2019: Ditangkap, Disiksa, hingga Ada yang Meninggal
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
Pilihan
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
Terkini
-
Pencernaan Sehat Ikut Dukung Anak Siap Belajar
-
Regulasi Kehutanan Dinilai Mandul, Hutan Indonesia Terancam Karhutla
-
AHY: Jabatan Tak Abadi, Fasilitas Negara Jangan Dipakai Politik
-
Persija Sikat Borneo FC, Ini Klasemen Sementara Pekan I Super League 2026/2027
-
Kapolda-Pangdam Cek Karhutla Siak, Empat Wilayah Riau Jadi Atensi
-
Lantik Pengurus Golkar Jateng, Bahlil Lahadalia Targetkan Penambahan Kursi di Pemilu 2029
-
Jumenengan Hangabehi Sebatas Melengkapi Adat, Gusti Neno: Belum Ada Raja Definitif
-
Erupsi Gunung Anak Krakatau: Lampung Selatan Siaga, Masyarakat Diminta Tak Terpancing Hoaks
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Link Streaming Debut Emil Audero Malam Ini Rayo Vallecano vs Racing Santander