“NU harus bisa merespons berbagai tantangan yang ada dengan melakukan penataan organisasi, memperkuat struktur, konsolidasi, pengaderan,” ujarnya.
Selain memperkuat organisasi, Gus Ipul mengingatkan pentingnya memperkokoh jemaah dan memberikan perhatian khusus kepada generasi muda NU.
“Yang berikutnya adalah menguatkan jemaah, generasi-generasi yang memerlukan perhatian secara khusus dari Nahdlatul Ulama,” katanya.
Pemanfaatan teknologi juga dinilai penting untuk membangun tata kelola organisasi yang lebih rapi, terstruktur, transparan, dan mampu menggerakkan kader hingga tingkat bawah.
Gus Ipul berharap kepemimpinan KH Miftachul Akhyar dan Gus Kikin dapat membawa NU semakin solid sekaligus memperkuat kontribusi organisasi bagi bangsa, kemanusiaan, dan pembangunan peradaban.
Bagi Gus Ipul, Muktamar ke-35 meninggalkan satu pesan penting mengenai cara NU mengelola perbedaan dan kompetisi: bertanding tanpa saling merendahkan, menang tanpa jumawa, dan menerima hasil dengan tetap menjaga kehormatan. ***