Pantang Menyerah di Hari Ketujuh, Tim SAR Perlebar Radius Cari 5 Jurnalis hingga Ribuan Mil

Senin, 14 September 2026 | 12:56 WIB
Petugas Basarnas melakukan pengamatan saat pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak saat liputan erupsi Gunung Anak Krakatau dengan menggunakan KN SAR Antasena di Perairan Selat Sunda, Banten, Minggu (13/9/2026). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hma]
  • Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian menjadi 6.649 NM persegi di Perairan Selat Sunda pada hari ketujuh.
  • Pencarian melibatkan 18 kapal dari TNI Angkatan Laut, Polairud, dan Basarnas untuk menemukan delapan korban hilang.
  • Korban hilang terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru kapal yang berangkat menuju Gunung Anak Krakatau pada 7 September 2026.

Suara.com - Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga kru kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Banten, memasuki hari ketujuh operasi pencarian.

Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten Rizky Dwianto di Pandeglang, mengatakan, total luas area pencarian pada hari ketujuh mencapai 6.649 nautical mile (NM) persegi.

"Untuk hari ini luas area di arus permukaan air itu seluas 4.586 nautical mile persegi, kemudian untuk luas area pencarian udara itu 2.063 nautical mile persegi," katanya sebagaimana dilansir Antara, Senin (14/9/2026).

Luas area pencarian tersebut, ia menambahkan, lebih besar dibandingkan pelaksanaan pencarian pada Minggu (13/9) yang mencapai 6.010 NM persegi.

Ia menyampaikan perluasan area dilakukan sebagai bagian dari upaya Tim SAR Gabungan untuk meningkatkan peluang menemukan delapan warga yang hingga kini masih hilang kontak di perairan Selat Sunda.

Rizky mengatakan perkembangan hasil pencarian dan kondisi di lapangan akan terus menjadi bahan evaluasi dalam menentukan strategi operasi SAR selanjutnya.

"Untuk perpanjangan ataupun kita hentikan nanti kita lihat dari hasil pelaksanaan hari ketujuh ini sehingga nanti jadi bahan evaluasi kita, apakah operasi akan kita hentikan ataupun diperpanjang," ujarnya.

Sebanyak 18 kapal dikerahkan terdiri atas unsur TNI Angkatan Laut, Polairud, dan Basarnas. Unsur TNI AL meliputi tiga KRI, satu KAL, dan satu RBB. Sementara dari unsur Polairud terdapat delapan kapal. Basarnas mengerahkan tiga KN SAR dan dua RIB.

Sebelumnya, delapan orang yang masih dalam pencarian berangkat menggunakan kapal cepat dari Dermaga Pegedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.

Lima di antaranya merupakan jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu, serta Donal Husni yang merupakan jurnalis lepas.

Tiga orang lainnya adalah Warta selaku nakhoda, Surakman sebagai anak buah kapal (ABK), serta Heriyanto sebagai pemandu.

Tim SAR Gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap delapan orang tersebut dan mengevaluasi setiap temuan yang berpotensi memberikan petunjuk mengenai keberadaan mereka.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com