Le Minerale Raih Anugerah Ekonomi Hijau untuk Konservasi Sumber Daya Air

Rabu, 16 September 2026 | 12:30 WIB
Le Minerale meraih Anugerah Ekonomi Hijau untuk Konservasi Sumber Daya Air dari Hulu ke Hilir atas pendekatan konservasi yang mengintegrasikan perlindungan ekosistem dan infrastruktur konservasi air. (Dok. Istimewa)

Suara.com - Upaya menjaga sumber daya air dari hulu hingga hilir mengantarkan Le Minerale meraih penghargaan Anugerah Ekonomi Hijau untuk Konservasi Sumber Daya Air dari Hulu ke Hilir.

Penghargaan ini diberikan atas pendekatan konservasi yang dilakukan secara terintegrasi, mulai dari perlindungan ekosistem dan pengelolaan kawasan resapan hingga pembangunan infrastruktur konservasi air yang didukung metodologi ilmiah.

Managing Director Mayora Beverages Riko Sistanto mengatakan, penghargaan ini menjadi apresiasi atas berbagai upaya yang terus dilakukan Le Minerale dalam mendukung keberlanjutan sumber daya air.

“Menjaga keberlanjutan sumber daya air merupakan bagian dari komitmen kami. Karena itu, kami terus menjalankan berbagai upaya konservasi secara terintegrasi. Hingga akhir 2025, Le Minerale telah menanam 244.268 pohon di berbagai wilayah serta membangun 341 sumur resapan untuk mendukung konservasi dan menjaga keseimbangan sumber daya air dalam jangka panjang,” ujar Riko.

Upaya konservasi Le Minerale tidak hanya dilakukan melalui penanaman vegetasi. Perusahaan juga menerapkan smart recharge, metode konservasi yang menggunakan metodologi ilmiah untuk menentukan zona dan infrastruktur yang tepat dalam mendukung konservasi sumber daya air.

Pendekatan ini mengintegrasikan konservasi vegetasi dengan infrastruktur recharge. Hingga akhir 2025, Le Minerale telah menanam 244.268 pohon di berbagai wilayah. Pertumbuhan tanaman dipantau secara berkala dan dilaporkan secara transparan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan program.

Konservasi juga diperkuat melalui pembangunan 22 sumur imbuhan, 341 sumur resapan, dan kolam resapan. Infrastruktur ini mendukung proses infiltrasi air ke dalam tanah sekaligus menjaga keseimbangan sistem sumber daya air.

Riko menjelaskan, keberhasilan konservasi tidak hanya dilihat dari kegiatan yang dilakukan dalam jangka pendek, tetapi juga dari manfaat yang dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

“Bagi kami, keberhasilan konservasi bukan hanya tentang apa yang dilakukan hari ini, tetapi tentang bagaimana upaya tersebut dapat terus memberikan manfaat dalam menjaga keseimbangan sumber daya air. Karena itu, kami terus memperkuat konservasi melalui pendekatan yang terukur dan berkelanjutan,” ucapnya.

Anugerah Ekonomi Hijau adalah ajang apresiasi bagi korporasi, lembaga, dan organisasi yang menghadirkan inisiatif keberlanjutan dengan dampak positif bagi lingkungan, masyarakat, perekonomian, dan pemangku kepentingan.

Dalam penilaiannya, Le Minerale mendapat apresiasi atas pendekatan konservasi sumber daya air yang mencakup kawasan resapan hingga proses recharge air tanah.

Tim Riset Anugerah Ekonomi Hijau mengatakan, pendekatan terintegrasi yang dilakukan Le Minerale menjadi salah satu dasar pemberian apresiasi.

“Le Minerale menunjukkan pendekatan yang terintegrasi dalam menjaga sumber daya air, tidak hanya melalui penanaman pohon, tetapi juga melalui pengembangan infrastruktur recharge yang didukung metodologi ilmiah. Kombinasi antara konservasi vegetasi, sumur imbuhan, sumur resapan, dan kolam resapan menunjukkan komitmen untuk menjaga keseimbangan sumber daya air secara berkelanjutan,” ungkap Tim Riset Anugerah Ekonomi Hijau. *** 

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com